Home  / 
Batu Pertama Pembangunan Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI) Anugrah Diletakkan, Butuh Donatur
Minggu, 18 Februari 2018 | 22:53:36
SIB/Dapot Sirait
BATU PERTAMA: Wakil Majelis Daerah Sumut/NAD Pdt Yosua Sinukaban meletakkan batu pertama Pembangunan Gereja Pentakosta Di Indonesia Anugrah di Dusun Batu Tohap, Batubara, Jumat (16/2).
Batubara (SIB) -Wakil Majelis Daerah Sumut/NAD Pdt Yosua Sinukaban STh meletakkan batu pertama pembangunan gedung Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI) Anugrah, di Dusun Batu Tohap, Desa Laut Tador, Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara, Jumat (16/2).

Turut hadir dalam acara itu Pdt C Sianturi dan seluruh perwakilan pendeta di Batubara.

Pembangunan gereja merupakan pergumulan panjang umat untuk memuliakan Tuhan. Ke depan, selangkah demi selangkah umat akan membangun rumah untuk Tuhan.

Pdt C Sianturi mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Pentakosta Di Indonesia Anugrah tersebut juga merupakan perwujudan dari sebuah komitmen bersama untuk membangun pelayanan bagi umat maupun masyarakat dan supaya banyak jiwa-jiwa yang datang mengenal Tuhan dan menjadi saksi-saksi.

Pdt C Sianturi menambahkan, pembangunan gedung gereja bukanlah sebuah pembangunan biasa, tetapi sebuah proses spiritual dan pembentukan iman serta jati diri orang percaya. "Pembangunan gereja juga untuk membangun semangat kebersamaan, kerja sama, partisipasi dan tanggung jawab bersama dalam umat," katanya.

Pembangunan gereja Pentakosta mengharapkan uluran tangan para dermawan Kristen yang dapat membantu pembangunan gereja.

Pembangunan gedung gereja yang ukuran 8x20 M membutuhkan biaya Rp 400 juta dan dapat menampung sekira 120 orang jemaat. (E15/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim SAR Temukan 2 Titik Objek di Kedalaman 490 Meter Danau Toba
Kabar Terbaru: Posisi KM Sinar Bangun Berhasil Diidentifikasi
Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Terancam 12 Tahun Penjara
Golok Menancap di Dada, Dadan Tewas Diduga Dibunuh
Saat Silaturahmi, Pencuri di Rumah Kosong Dibekuk
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU