Home  / 
Lagi di Nias, Dokter Spesialis Pejabat Ketua IDI Dipindahkan ke Puskesmas
Minggu, 18 Februari 2018 | 22:46:56
Nias (SIB) -Surat Perintah Bupati Nias Sokhiatulo Laoly Nomor 824.4/15/BKD/W2018 yang memindahkan dr Fatolosa Panjaitan SpOG dari RSUD Gunungsitoli ke UPT Puskesmas Kecamatan Botomuzoi dikritik sejumlah pihak dengan alasan tidak sesuai prosedur.

Pemerhati kesehatan di Gunungsitoli, HS Harefa mengatakan, secara yuridis pemindahan itu bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS yang mengamanatkan mutasi PNS dilaksanakan atas kesesuaian kompetensi.

Dipastikan, ilmu spesialis Obstetri dan Ginekologi yang dimiliki dr Fatolosa tidak akan berjalan efektif di Puskesmas, sementara RSUD Gunungsitoli dikenal sangat kekurangan dokter spesialis, termasuk SpOG. Persoalan ini pun mendadak viral di Medsos terutama di Pulau Nias. Banyak mengeritik Pemkab Nias yang disebut tidak berdasarkan peraturan dalam pemindahan PNS.

Dr Fatolosa Panjaitan yang saat ini menjabat Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Nias, ketika dikonfirmasi membenarkan perihal perpindahannya. Namun ia mengatakan sedang mengikuti rapat IDI sehingga tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

Sementara itu Bupati Nias melalui Kabag Humas HS Hulu yang dihubungi mengatakan sudah mengetahui perpindahan  Fatolosa Panjaitan setelah ramai di Medsos. "Hari ini saya ketahui dia dipindahkan ke UPT Puskesmas Botomuzoi," terangnya.

Alasan pemindahan, kata Hulu, pasti ada sebabnya namun ia belum bersedia menjelaskan karena harus melakukan konfirmasi dahulu ke Direktur RSUD Gunungsitoli. "Belum bisa diungkapkan karena harus kami pelajari dulu ya," katanya.

Disinggung soal kekurangan tenaga spesialis di RSUD, Kabag Humas membenarkan dengan menjelaskan hanya ada 15 orang untuk semua spesialis. Pihaknya pun berjanji mencari tahu serta mencari solusi terhadap permasalahan itu. (BR9/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kapolrestabes Medan Tinjau Lokasi MTQ Nasional di Jalan Williem Iskandar
Pemilik 623 Gram Ganja Dituntut 9 Tahun Penjara di Tanjungbalai
Punya Paspor Dinas, WNI Bebas Visa Masuk Yunani
DPRDSU Gagal Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS P-APBD 2018
PP Muhammadiyah Minta KPU Beri Tanda Caleg Eks Napi Korupsi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU