Home  / 
Bupati Tobasa Resmikan Pasar Rakyat Lumban Julu Senilai Rp 5,5 Miliar
Sabtu, 17 Februari 2018 | 20:50:34
SIB/Eduwart MT Sinaga
PASAR RAKYAT : Bupati Tobasa Darwin Siagian,Ketua Tim Penggerak PKK Tobasa Rita Aruan bersama Kadis Perindakop Tobasa Marsarasi Simanjuntak,meninjau bangunan baru pasar rakyat Lumban Julu, usai diresmikan oleh Bupati, Jumat (16/2).
Tobasa (SIB) -Bupati Toba Samosir Darwin Siagian didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Tobasa Rita Aruan bersama  Kadis Koperindag Tobasa Marsarasi Simanjuntak, meresmikan  Pasar Rakyat Lumban Julu, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir,senilai Rp 5,5 miliar, Jumat (16/2).

Bangunan pasar yang sumber dananya dari dana tugas pembantuan  Tahun Anggaran  (TA) 2017 Kementerian Perdagangan itu, saat ini menjadi pasar termewah di Kabupaten Toba Samosir.

Darwin pada kesempatan itu mengajak masyarakat sekitar dan para pedagang untuk  menjaga serta merawat serta memperhatikan bangunan, termasuk kebersihan pasar. Hal itu selain untuk memberi daya tarik orang datang ke pasar,  juga untuk mendukung Otorita Danau Toba yang saat ini sedang giat-giatnya dilakukan pemerintah.

"Mari tetap merawat dan menjaga kebersihan pasar ini,sehingga tetap terjaga dengan baik. Kita juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat, Tobasa tetap diperhatikan dalam pembangunan pasar, "katanya.

Menurut dia, daerah Lumban Julu yang berdekatan dengan  Kecamatan Ajibata yang merupakan daerah pusat Otorita Danau Toba, harus  menyiapkan diri.  "Mari kita menyambut program-program pemerintah yang saat ini sedang giat-giatnya dilaksanakan", ajaknya.

Terkait dengan bangunan pasar tersebut,  menurut dia masih banyak yang akan dibenahi guna mendukung bangunan pasar rakyat Lumban Julu ini, baik pagar, jalan dan lainnya.  Pemkab Tobasa akan berupaya membenahi hal-hal tersebut.

Sebelumnya, Kadis Perindakop Marsarasi Simanjuntak  melaporkan,  bangunan pasar rakyat Lumban Julu  merupakan bantuan dari Kementerian Perdagangan  tahun anggaran 2017.

"Pedagang sudah bisa menikmati kios-kios dan  los-los yang diperuntukan bagi para pedagang.  Bangunan pasar ini  terdiri dari 23  kios, los kering 6, los basah 10, kantor pengelola 1, ruang klinik 1, ruang menyusui 1, ruang tera 1, ruang potong ayam 1, gudang 1, kantin 2 dan bak sampah 1, " terang Kadis. (H01/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kapolrestabes Medan Tinjau Lokasi MTQ Nasional di Jalan Williem Iskandar
Pemilik 623 Gram Ganja Dituntut 9 Tahun Penjara di Tanjungbalai
Punya Paspor Dinas, WNI Bebas Visa Masuk Yunani
DPRDSU Gagal Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS P-APBD 2018
PP Muhammadiyah Minta KPU Beri Tanda Caleg Eks Napi Korupsi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU