Home  / 
Seluruh SMP/MTs di Tebingtinggi Laksanakan UNBK Pada 2018
Jumat, 12 Januari 2018 | 23:08:18
Drs H Pardamean Siregar MAP
Tebingtinggi (SIB)  -Kepala Dinas Pendidikan Tebingtinggi H Pardamean Siregar MAP mengatakan  seluruh SMP/MTs Negeri dan Swasta di Tebingtinggi melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)  pada 2018.

Hal itu dikatakannya didampingi Kabid Dikdas Jonner Sitinjak kepada SIB,  Kamis (11/1), di ruang kerjanya. Dia optimis pelaksanaan UNBK 2018 lebih mantap dibandingkan tahun 2017, karena sarana dan prasarana ujian mendapat dukungan Wali Kota dan DPRD.

Pardamean  mengatakan UNBK  dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) berbanding terbalik dalam akuntabilitas hasil yang transparan dan cepat diketahui. Kecurangan juga sulit terjadi dan pengawasan lebih mudah.

Selain itu, lanjutnya, dengan UNBK  kecil kemungkinan terjadi keterlambatan soal, tertukarnya soal, dan ketidakjelasan hasil cetak soal, tidak ada kerumitan pengumpulan LJUN,  gambar menjadi lebih jelas,  hasil UN bisa diumumkan secara lebih cepat, sehingga siswa memiliki lebih banyak waktu mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memudahkan pengamanan dan penyediaan logistik.

"Harapan kita pelaksanaan UNBK dapat memacu peningkatan mutu dan proses pendidikan di Tebingtinggi,"  kata Pardamean sembari meminta pelajar dan
pendidik memanfaatkan kemajuan teknologi  untuk hal-hal positif.

Untuk mengantisipasi ketidakpercayaan diri pelajar, pihaknya sudah menginstruksikan sekolah-sekolah agar melakukan simulasi ujian nasional dengan UNBK.
"Selain simulasi UNBK yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kita sudah minta sekolah-sekolah melakukan simulasi dengan mendownload soal-soal UNBK tahun-tahun sebelumnya. "Jadi tidak ada kendala," ujarnya.

Di sisi lain, Pardamean meminta Dinas Pendidikan Provinsi  agar mempertimbangkan hasil UNBK untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, karena perolehan nilai lebih jujur dibandingkan UNKP. "Jika hasil UNBK dan UNKP disamaratakan untuk masuk ke jenjang lebih tinggi, maka akan dirugikan yang UNBK.
Harapan kita hal ini jadi pertimbangan agar siswa  tidak tergusur dari sekolah favorit di daerahnya," kata Pardamean.

Kabid Dikdas Jonner Sitinjak  menambahkan, pelajar SMP/MTs Negeri dan Swasta sebanyak 3.508 orang terdiri dari 1.768  laki-laki dan 1.740 perempuan.

Dia juga menyampaikan pelaksanaan UNBK 2018 digelar 23-26 April mendatang dan susulan 8-9 Mei 2018. "Seperti harapan Kadis masih banyak waktu untuk melakukan simulasi agar saat pelaksanaan UNBK percaya diri anak tinggi  karena sudah banyak berlatih sehingga hasilnya lebih memuaskan," tutup Jonner. (BR3/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pemerintah Turki Akhiri Keadaan Darurat
Mengenal Deretan Presiden yang Rela Gajinya Dipangkas
Rusia Klaim Ciptakan Teknologi yang Bisa Bikin Tentara Menghilang
Demi Ritual Ilmu Hitam, Tiga Kakak Beradik Mutilasi Ibu Kandung
Trump Sebut Tidak Ada Batasan Waktu untuk Denuklirisasi Korea Utara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU