Home  / 
Dirjen Imigrasi Keluarkan Layanan Antrian Paspor Secara Online
Selasa, 12 Desember 2017 | 21:24:19
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pematangsiantar Alrin Tambunan
Simalungun  (SIB) -Untuk mempermudah pemberian layanan dalam penerbitan paspor kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan inovasi. Kini antrean permohonan paspor bisa online, bisa diakses lewat ponsel pintar berbasis Android. Pengguna nantinya harus mengunduh aplikasi bernama 'Antrian Paspor'.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pematangsiantar Alrin Tambunan kepada wartawan, Senin (11/12) di ruang kerjanya, Jalan Medan, Kabupaten Simalungun.

Menurutnya, setelah mengunduh aplikasi tersebut, pemohon bisa mengisi data yang diperlukan. Kemudian pemohon akan mendapatkan hari dan waktu yang ditentukan oleh sistem imigrasi tentang pengurusan paspor di kantor imigrasi yang bersangkutan.

Dikatakan, inovasi ini dikeluarkan untuk memperbaiki sistem pelayanan paspor agar lebih baik. Selama ini diketahui antrean permohonan paspor selalu menumpuk, bahkan bisa menunggu sampai berjam-jam. Kelebihan dari aplikasi ini adalah pemohon akan diberikan informasi mengenai hari dan waktu yang jelas. Sehingga pemohon bisa lebih leluasa dalam memanfaatkan dan memilih waktu/hari, serta jam yang dinginkan disesuaikan dengan waktu yang telah disediakan.

"Sistem di kantor imigrasi itu nantinya yang akan menentukan waktu yang jelas bagi pemohon. Setiap harinya antrean pemohon pun akan dibatasi sesuai kapasitas dari Kantor Imigrasi. Untuk Kantor Imigrasi Kelas II Pematangsiantar, kuota pengurusan paspor hanya berkisar 70 paspor per harinya," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pemohon paspor lewat online adalah mengunduh aplikasi 'Antrian Paspor' di Play Store handphone android. Setelah itu, pemohon dapat mengklik aplikasi tersebut dan dapat melihat halaman masuk, persyaratan dan panduan serta cara pemakaian.

Namun dengan terlebih dahulu membuat/mendaftar akun yang berisikan nama, password, NIK, No Hp, email dan alamat. Melakukan login dengan mencantumkan nama dan password. Selanjutnya memilih kantor imigrasi, tanggal dan waktu kedatangan, serta menerima konfirmasi jadwal, mencetak dan menunjukkan bukti pendaftaran.

"Untuk mekanisme verifikasi pendaftaran secara online, pemohon haruslah membawa bukti pendaftaran. Selanjutnya petugas melakukan verifikasi berupa bukti pendaftaran sesuai dengan KTP. Setelah itu akan diberikan nomor antrian," pungkasnya. (D03/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Di Tengah Spekulasi Berdamai, Artis Terkemuka Dunia Bela Brad Pitt dalam Perebutan Anak dengan Angelina Jolie
Joshua Siahaan dan Reza Azhari Ukir Prestasi dengan Lagu dan Puisi
Sule Lajang Lagi Pasca Digugat Cerai Sebab Orang Ketiga
Senat AS Setujui UU Royalti untuk Lagu yang Diciptakan Sebelum Tahun 1972
Menag Nilai Agama Modal Indonesia Rajut Persatuan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU