Home  / 
Warga Olora Gunungsitoli Unjuk Rasa Protes Peternakan Cemari Pemukiman
Selasa, 12 Desember 2017 | 19:53:21
SIB/Riswan H Gultom
UNJUK RASA: Perwakilan warga dari tiga desa di Gunungsitoli Utara unjuk rasa di kantor Wali Kota dan Gedung DPRD Gunungsitoli, Senin (11/12) menuntut usaha ayam petelur yang mencemari pemukiman ditertibkan.
Gunungsitoli (SIB) -Sekitar 50-an perwakilan warga dari 3 desa di Gunungsitoli Utara mendatangi kantor wali kota dan DPRD Gunungsitoli, Senin (11/12) mengadukan usaha ayam petelur yang mencemari lingkungan diduga menjadi penyebab sejumlah penyakit.

Warga didampingi sejumlah pemuda di balai kota mengatakan, usaha ayam petelur yang beroperasi di Desa Olora telah merusak lingkungan Desa Olora, Onozitoli Olora dan Desa Hilimbowo Olora.

Kotoran ayam memicu banyaknya lalat ke pemukiman serta rumah-rumah penduduk, bahkan sejumlah SD dan SMP di daerah itu terganggu. Siswa harus membawa minyak tanah dari rumah masing-masing untuk dioleskan di meja belajar. "Masyarakat terutama anak-anak banyak menderita sakit ISPA, kulit dan lainnya, apakah Pemko tega membiarkan permasalahan ini," kata mereka.

Wali Kota yang sedang memimpin rapat mengutus Asisten I Kurnia Zebua untuk menjawab pengunjuk rasa. Massa sempat berdebat alot karena meminta langsung diterima wali kota. Kurnia akhirnya memberikan pernyataan bahwa Pemko peduli dengan aspirasi warga. "Kami akan mendalami, jika peternakan itu benar-benar tidak taat aturan, maka harus ditindak," ujarnya.

Sementara di DPRD, Ketua Dewan Herman Jaya Harefa didampingi Wakil Hadirat Gea bersama sejumlah anggota dewan, sepakat peternakan direlokasi jika benar-benar mengganggu warga.

"Sebagian besar tuntutan massa benar, kami tahu kondisi pencemaran yang ditimbulkan, akan dipanggil Pemko untuk segera menata usaha tersebut," kata anggota DPRD. (BR9/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim SAR Temukan 2 Titik Objek di Kedalaman 490 Meter Danau Toba
Kabar Terbaru: Posisi KM Sinar Bangun Berhasil Diidentifikasi
Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Terancam 12 Tahun Penjara
Golok Menancap di Dada, Dadan Tewas Diduga Dibunuh
Saat Silaturahmi, Pencuri di Rumah Kosong Dibekuk
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU