Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Din Syamsuddin dan Effendi Simbolon Kunker ke Kantor Pusat HKBP Tarutung
Ephorus: HKBP Selalu Menjalin Silaturahmi dan Kerjasama dengan Agama Lain
Kamis, 7 Desember 2017 | 18:10:21
SIB/Bongsu Batara Sitompul
FOTO BERSAMA: Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing dan Utusan Khusus Presiden RI Din Syamsuddin serta Anggota DPR RI Effendi Simbolon foto bersama di depan Gereja HKBP Pearaja Tarutung, Selasa (5/12).
Taput (SIB) -Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban Prof Dr KH Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau sering disapa Din Syamsuddin bersama anggota DPR RI Effendi Simbolon melakukan kunjungan kerja  ke Kantor Pusat HKBP di Pearaja Tarutung, Selasa (5/12).

Kedatangan Din Syamsuddin ke Kantor Pusat HKBP bertujuan untuk membahas upaya bersama serta sejumlah rencana kegiatan yang akan datang dalam mewujudkan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Di kesempatan itu juga, Din Syamsuddin bersama Ephorus HKBP menggelar dialog terhadap tokoh agama dan  masyarakat Taput di Aula Gedung Raja Pontas Lumbantobing.

Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing sangat bangga atas kedatangan Din Syamsuddin ke Tapanuli ini yang sudah dikenal sebagai pemersatu Nasional.
Apalagi dengan tugas sebagai utusan Presiden Jokowi.

"HKBP selalu menjalin silahturahmi dan kerjasama dengan agama lain. Seperti dua tahun lalu, kita melakukan pertemuan akbar di Pematangsiantar untuk membina kebersamaan antar umat beragama," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, kedatangan Din Syamsuddin ke Taput sangat disambut dengan baik. Memang Kristen dan Islam pastilah berbeda. Tetapi bukan perbedaan yang di cari - cari tetapi persamaanlah. Karena dari sananya Nabi Ishak dan Ismail satu ayah dan bersaudara.

"Dalam kultur Batak, bambu yang tumbuh bila dihempas angin akan saling bergesekan. Tetapi di sinilah harus kita perhatikan bahwa bambu tumbuh tidak bisa secara sendiri - sendiri dan inilah harus kita pelihara supaya tumbuhnya tetap kokoh," tuturnya.

Ia juga menuturkan, dirinya sangat berharap adanya pertemuan antara tokoh agama baik di Jakarta dan secara khusus di Pearaja ini untuk membina keakraban antar umat beragama.

Dalam kesempatan itu juga, Din Syamsuddin mengungkapkan, filosofi bambu dalam pandangan Batak ini sangat indah. Bambu bila dipelihara akan bisa menghasilkan bunyi yang indah seperti seruling dan angklung serta bisa membentuk suatu orkestra musik.

"Maka dari itu, kita juga ingin bermimpi menjadikan orkestra untuk membangun keakraban dalam kehidupan beragama. Saya bukan tipe yang ingin mau memoles - moles tetapi saya ingin apa adanya. Untuk itu saya berharap, istilah yang mengandung konotasi negatif sebaiknya dihindari oleh umat beragama. Marilah kita berpikir positif dan berdialog yang dialogis serta bertumpu pada keterbukaan dan keterusterangan untuk menyelesaikan masalah," imbaunya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga mengungkapkan, kemungkinan di awal atau di pertengahan Februari 2018 dalam menunaikan tugas Utusan Khusus Presiden, akan digelar Rembuk Nasional antar tokoh agama baik dari pusat maupun dari daerah untuk membahas permasalahan yang tujuannya untuk melahirkan kesepakatan terhadap pandangan umat beragama dalam menjaga kedaulatan NKRI.

"Saya sangat perlu dan penting untuk bersilaturahmi dengan tokoh agama seperti HKBP. Dan saya sudah cukup lama dekat dengan HKBP. Saya memandang dan cukup objektif bahwa kerukunan umat beragama di Indonesia sangat baik dan mendapat apresiasi dari dunia," tuturnya.

Menurutnya, memang dan harus diakui, bahwa agama di Indonesia yang sering terjadi kesalahpahaman yakni Islam dan Kristen. Sebenarnya Islam dan Kristen itu berasal dari rumpun yang sama. Dan inilah yang perlu dirajut.

"Dalam hubungan antar umat beragama, dalam prinsip Islam tidak boleh ada paksaan. Bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Tetap ada perbedaan. Kita berbeda tetapi kita semua bersaudara," katanya.

Dalam kesempatan itu, turut juga hadir Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu MTh, Ephorus HKI Pdt MP Hutabarat MTh, Ketua MUI Taput Ustad Samsul Pandiangan, sejumlah tokoh masyarakat, Kajari Taput Hotma Tambunan SH MHum dan Kapolres Taput AKBP Jonius Taripar Hutabarat. (G03/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Konjen RRT Beri Bantuan Korban Pengungsi Erupsi Sinabung
Kodim Dairi Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Irigasi Belang Malum
Tinggal Digubuk Reot, Bunga Ria Nainggolan Terima Bantuan Bahan Bangunan dari Kapolres Dairi
Bupati Samosir Serahkan Alat-alat Kebersihan
Dinas PP dan PA Tapsel Gelar Seminar Etika Perempuan dalam Organisasi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU