Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Partangiangan Luhutan Bolon Silahisabungan 24-26 November, Hadir 10.000 Orang
Rabu, 22 November 2017 | 23:05:27
Medan (SIB)- Sejak diresmikan pada tahun 1981, Tugu Raja Silahisabungan di Silalahi Nabolak selalu menjadi pusat kegiatan doa perwujudan syukur, atas berkat yang diterima seluruh pomparan Raja Silahisabungan di manapun berada. Sampai tahun ini ,  pesta sudah dilaksanakan 35 kali secara berturut  oleh 8 putra/marga Silahisabungan yaitu Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Bariba Raja, Debang Raja, Batu Raja dan Tambun Raja.

Tahun ini pesta digelar 24-26 November 2017 dengan panitia pelaksana atau "parhobas" adalah putra kedua Raja Silahisabungan yaitu Tungkir Raja, dengan Ketua Umum Johannes Silalahi, Sekretaris Umum Janner Situngkir dan Bendahara Umum Punguan Situngkir. Kepanitiaan dibantu beberapa ketua dan wakil sekretaris serta dilengkapi berbagai seksi. Namun yang sangat berperan adalah adanya kordinator wilayah di seluruh nusantara untuk sosialisasi sekaligus pengumpulan dana untuk keperluan pelaksanaan Pesta Partangiangan Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan.

Ketua Umum Panitia Johannes Silalahi mengatakan, selain kebaktian raya, pesta partangiangan akan  dirangkai dengan  kegiatan budaya warisan Raja Silahisabungan, sehingga pesta ini juga disebut Pesta Budaya Silahisabungan. Kegiatan antara lain: Manopot, Manjalo dan Manomba hula-hula Padang Batanghari, Nairasaon dan hula-hula Tungkir Raja Situmorang.  Manopot hula-hula sudah dilakukan Oktober 2017 didampingi Raja Raja Turpuk Silahisabungan dari Silalahi Nabolak.

Pesta Bolon tersebut  dilaksanakan persis di halaman Tugu/Makam Raja Silahisabungan di tepi pantai utara Danau Toba Desa Silalahi Nabolak. Sebelum pelaksanaan pesta sudah dilakukan berbagai kegiatan menyongsong serta menyemarakkan pesta, yaitu bidang pendidikan,lomba pidato Bahasa Inggris  dan bidang olah raga. Di bidang pertanian, sudah dilaksanakan Kontes Pertanaman Bawang Sehat. Diharapkan pada hari H, Kepala Dinas Pertanian Dairi berkenan memberi hadiah kepada petani dari Tongging, Paropo dan Silalahi yang berhasil menjadi juara kontes bawang sehat tersebut.

Pesta kali ini ditandai dengan upaya mendapat rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kegiatan "Mardemban Massal" dan pencapaian rekor MURI pesta bolon marga Batak selama 35 tahun secara berturut tanpa ada tahun yang kosong dengan  pesta bolon Silahisabungan. Para pomparan yang hadir di pesta juga akan disuguhi mangallang nitak secara massal dan minum aek sipaulak hosa  secara massal. Dengan demikian para pomparan akan tetap mengingat budaya Batak, khususnya budaya warisan Raja Silahisabungan. Jika memungkinkan, Sabtu (25/11) malam dilaksanakan pesta kembang api. Konon zaman dahulu, bila seorang raja berpesta di tempatnya bermukim, Raja tersebut akan menyalakan banggar bolon atau semacam obor raksasa sebagai salah satu tanda bahwa raja tersbut mengadakan pesta besar. 

Para tetua dan tokoh Silahisabungan yang diharapkan hadir di Pesta Partangiangan Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan 2017 di Silalahi Nabolak, antara lain adalah: Dr.Mangara Silalahi, Sp. PD, Letjend (Purn) Dr. T B Silalahi SH, Letjend (Purn) Sudi Silalahi, Irjenpol (Purn) Drs. Edison Haloho, Dr. J.R. Saragih, SH (mewakili bere)  dan tokoh Silahisabungan lainnya. Kehadiran beberapa tokoh tersebut semoga memotivasi pomparan Raja Silahisabungan terutama generasi muda, generasi milenial.

Panitia menghargai perhatian dan kerjasama pemerintah kabupaten Dairi, khususnya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo dan semua pihak yang sudah mendukung panitia pada pelaksanaan pesta. Namun panitia atas nama pomparan Raja Silahisabungan, mohon dengan sangat kepada pemerintah Kabupaten Dairi dan Provinsi Sumatera Utara untuk segera merawat ruas jalan Paropo - Silalahi - Lae Pondom agar para pengunjung terutama para tokoh Silahisabungan dapat berkendara dengan aman dan nyaman tiba dan pulang dari Silalahi Nabolak.

Dengan dilaksanakannya pesta partangiangan, diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan "parhahamaranggion" sesama pomparan Raja Silahisabungan termasuk boru dan bere dimanapun berada, mencintai tanah leluhur bona pasogit Silahisabungan yaitu Silalahi Nabolak dan bangga dengan budaya warisan Raja Silahisabungan.(R4/c)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Drainase Nagori Pinang Ratus Butuh Pengerukan
Jalan Nasional Jurusan Medan-Kuta Cane Berlubang dan Rawan Kecelakaan
Dianggap Melanggar Perjanjian, Warga Perdagangan Akan Lakukan Demo Tangkahan Pasir
Ketua DPRD Hadiri Peringatan Hari Jadi Desa Sukamulia Secanggang
Pemkab Karo Sosialisasi Tata Cara Pemberian Tambahan Penghasilan PNS
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU