Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Kepala BNNK Karo : Tembak Mati Terlibat Sindikat Narkoba Berlaku
Selasa, 14 November 2017 | 20:15:26
Tanah Karo (SIB) -Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo AKBP Heppi Karo-Karo SE menegaskan pelaksanaan tembak  mati bandar narkoba masih tetap berlaku, khususnya  yang terlibat dalam sindikat narkoba.

"Tidak ada ampun bagi pelaku narkoba. Peredaran narkoba terus meningkat di Indonesia dan sudah masuk ke pelosok desa,  sehingga hal tersebut  momok bagi kita semua," ujarnya didampingi Kasi Berantas AKP J Sitopu SH, Kasubag Umum Naksir Sinulingga SPd, Kasat Narkoba Polres Karo AKP B Pasaribu dan beberapa anggota BNNK Karo lainnya  di kantornya dalam siaran pers kepada wartawan, Senin (13/11) siang.

Menurut Heppi Karo-Karo, pihaknya tidak akan main-main untuk menangani kasus barang terlarang tersebut. Karena itu, terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba  kepada masyarakat hingga ke sekolah-sekolah yang ada di Bumi Turang ini.

"Kita prihatin melihat  anak-anak sekolah telah terkontaminasi narkoba  dan ini momok menakutkan bagi semua dan  diimbau agar pelajar menjauhi barang haram itu," katanya.

Ia menambahkan pengedar narkoba merupakan salah satu penjahat yang merusak masa depan generasi bangsa. Untuk itu, katanya,  dia mengajak elemen masyarakat  memberantas peredarannya dan mengawas serta pembinaan di tingkat keluarga  lebih ditingkatkan.

Ia merincikan, dalam beberapa bulan belakangan ini  ada  lima kasus penangkapan terkait kepemilikan narkoba di berbagai tempat di daerah ini dengan  7 tersangka.

"Kini pelaku sudah diproses berdasarkan hukum yang berlaku, walau pun begitu memang masih ada pelaku lainnya, untuk itu kami mohon agar memberikan informasi bila ada pemakai dan pengedar narkoba di lingkungan kita.

Ia mengakui  biaya operasional  ke lapangan saat ini  belum ada, sehingga  anggarannya dari dana pribadi. "Kita tetap konsisten dan terus melakukan kegiatan agar para pelaku narkoba berkurang dan mempersempit ruang geraknya masing-masing. Kita terus berupaya untuk melakukan penangkapan dan penindakan  agar ruang gerak mereka menjadi sempit, bagi pelaku yang berhasil ditangkap langsung diproses,  jika melawan langsung diberikan tindakan tegas dan bila perlu ditembak," tegas Kepala BNNK ini.

Pada kesempatan itu, ia memaparkan pelaku yang tertangkap terkait narkoba berinisial  TK (63)  warga Desa Batu Karang Kecamatan Payung ,  Jumat (10/11) sekitar  pukul 17.00 WIB.

Tersangka ditangkap di Simpang Desa Rimo Kayu Kecamatan Payung, dengan  barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 8 paket beratnya 9,88 gram. Setelah dilakukan pengembangan, barang haram itu diperoleh dari  NS (52)  warga Delitua Kabupaten Deliserdang. "Kedua tersangka telah diamankan berikut barang buktinya untuk diproses lebih lanjut," jelasnya. (BR2/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Coba Tabrak Petugas, Bandar Narkoba Bertato Ditembak Mati di Medan
Proyek Turap Jalan Cor Beton di Silau Laut Asahan Gunakan Batu Bata Lapuk
Korupsi Alat Tangkap dan Bibit Ikan, 2 Mantan Kadiskanla Madina Ditahan Kejaksaan
Ada Seminar Cara Dapat 4 Istri, PKS: Poligami Bukan untuk Diobral
Gerakan Radikalisme Jadi Atensi Presiden dan Kiyai
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU