Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Kasat Lantas Polres Tapteng AKP Baginda Sitohang:
Banyak Laka di Jalinsum Sibolga - Tarutung, Pagar Pengamanan Jalan Perlu Disegerakan
Sabtu, 7 Juni 2014 | 10:40:25
Kasat Lantas AKP Baginda Sitohang
Sibolga (SIB)- Kasat Lantas Polres Tapteng AKP Baginda Sitohang dalam Rapat Forum LLAJ sebagai tindak lanjut Inpres No. 4 Tahun 2013 tentang program dekade aksi keselamatan jalan baru-baru ini di Tapteng menyampaikan pentingnya Guardrail (pagar pengaman jalan) di Jalinsum Sibolga-Tarutung guna mencegah sekaligus meminimalisir tingkat lakalantas.

"Guardrail menjadi penting mengingat kondisi badan jalan yang banyak jurang curam dan tikungan naik-turun yang tajam ditambah lagi jalan sempit dan berlobang namun minim rambu-rambu," katanya kepada wartawan di ruang kerjanya Jalan Dr FL Tobing Sibolga, Selasa (2/6).

Menurutnya, beberapa titik jalan yang perlu dipasangi Guardrail seperti di Jalinsum KM 7, di sepanjang lintasan Batu Lubang hingga  KM  9 persis di tingkungan "Negeri Sejuta Pesona" dan badan-badan jalan lainnya yang berbatasan langsung dengan jurang.

Dari data yang ada di Lantas Polres Tapteng periode Januari 2013 hingga Mei 2014 tingkat Laka yang terjadi di Jalinsum tersebut mencapai 24 kasus dengan rincian meninggal dunia sebanyak 12 orang, mengalami luka berat 17 orang dan luka ringan 35 orang.

"Salah satu penyebab kendaraan langsung masuk ke jurang dikarenakan ketidakadaan Guardrail," katanya seraya berharap agar pemasangan rambu-rambu Lalin seperti Guardrail, petunjuk arah/ tikungan dilengkapi scot light bisa ditindaklanjuti dinas yang berkompeten.

Perbaikan Badan Jalan

Ditempat terpisah, PPK 12 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) I Medan / Satker Wilayah II Sumut Ir Siduhuaro Dachi MM kepada wartawan via telepon seluler menambahkan, pihaknya fokus dalam penanganan badan jalan seperti hotmix, perbaikan hingga pemeliharaan.

"Kalau pengadaan rambu-rambu Lalin selagi ada anggarannya ditampung APBN pasti kita dilaksanakan tapi terkadang anggarannya lebih fokus untuk perbaikan atau pemeliharaan badan jalan," katanya seraya menambahkan, Pemda setempat seperti Dinas Perhubungan sangat memungkinkan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan rambu-rambu Lalin khusus di sepanjang lintasan Jalinsum yang masuk wilayah administratifnya.

"Mungkin untuk menganggarkan dana APBD memperbaiki badan jalan di Jalinsum perlu ditinjau kembali namun tidak demikian untuk pengadaan rambu Lalin di Jalinsum," katanya.

Sebelumnya, Rapat Forum LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan) tersebut diikuti dinas terkait di lingkungan Pemda setempat seperti Dinas Perhubungan, PU hingga Polisi Lalu Lintas yang juga dihadiri BBPJN.

Forum tersebut merupakan badan ad hoc yang berfungsi sebagai wahana untuk menyinergikan tugas pokok dan fungsi setiap instansi penyelenggara LLAJ dalam rangka menganalisa permasalahan, menjembatani, menemukan solusi, serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Penyelenggaraan LLAJ itu bersifat lintas sektoral dan harus dilaksanakan secara terkordinasi oleh para pembina beserta para pemangku kepentingan guna mengatasi permasalahan yang sangat kompleks yang memerlukan keterpaduan. (E5/h)




Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Deliserdang Raih Sekolah Adiwiyata Terbanyak Tingkat Sumut
Banyak Kepala Desa di Indonesia Ternyata Belum Paham Isi Nawacita
BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Keluhkan Pembayaran Iuran Jasa Konstruksi di Tapteng
Banyak Profesi dan Pekerjaan "Terbunuh" Oleh Kemajuan Teknologi Berbasis Internet
Pemko Medan Diminta Perbanyak Taman Kota
KOMENTAR PEMBACA:
Terdapat 1 komentar untuk artikel ini.
teruskan aksi selamatkan pengguna jalan...



Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU