Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Pelantikan Pejabat Eselon II dan III di Pemkab Dairi Dipertanyakan
* Sekda: Sudah Memenuhi Prosedur lang. Disebutkannya, Baperjakat dalam pengisian jabatan eselon
Kamis, 12 Januari 2017 | 19:48:16
Sidikalang (SIB) -Sejumlah anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Dairi, meragukan kualitas dan kemampuan sejumlah pejabat yang dilantik, Selasa (10/1) lalu. Dan mempertanyakan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Dairi.

Hal itu disampaikan Robin Lingga, Markus Purba kepada wartawan, Rabu (11/1) di Sidikalang. Disebutkannya, Baperjakat dalam pengisian jabatan eselon III harusnya dilakukan pertimbangan latar belakang pendidikan untuk mengisi suatu jabatan. Memang untuk menentukan hal itu, merupakan hak dari kepala daerah.
Agak berbeda dengan eselon II, yang sudah dilakukan penjaringan terlebih dahulu melalui tim seleksi walaupun akhirnya bupati yang menentukan orangnya setelah tiga besar.

Selain itu, baberjakat juga tidak mengabaikan keahlian khusus dan jenjang karir orang yang akan menempati jabatan eselon tiga. "Jenjang karir harusnya dijadikan pertimbangan pokok dalam pengisian jabatan tersebut," ucapnya.

Jangan pula Baperjakat dalam menentukan orang mengisi jabatan eselon III, suka tidak suka, membangun dinasti, atau ada hal-hal yang tidak dapat dilihat 'kasat mata'. Misalnya, karena anak kepala daerah, anak kepala Dinas dijadikan Kepala Bidang. Menurut mereka, masih banyak ASN di lingkungan Pemerintah Dairi memiliki kemampuan mempuni dan jenjang karir yang jelas untuk mengisi jabatan tersebut. Jangan menjadi pejabat 'karbitan' nantinya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah yang juga Ketua Baberjakat Sebastianus Tinambunan mengatakan, pelantikan pejabat tersebut sudah dilakukan sesuai dengan prosedur, yakni para pejabat tersebut sudah sesuai dengan kriteria, seperti pangkat, kemampuan, disiplin.

Bahkan orang-orang yang sudah dilantik untuk mengisi posisi eselon III sudah lebih matang. Terkait anak Bupati yang diangkat menjadi eselon tiga, diangkat bukan karena anak kepala daerah, tetapi karena kemampuan. Memang ada dua anak bupati menjadi kepala bidang yakni Tindoan Sitohang Kabid Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang sebelumnya Kasi di Bidang peralatan PU. Tetapi yang satunya, Natalina  yang sebelumnya Kabid di RSU Sidikalang, merupakan pengukuhan.

Dan terkait anak kepala Dinas, menurutnya sudah memenuhi indikator, disiplin, bahkan sudah berpendidikan strata dua. "Dia sudah pantas dipercaya untuk menduduki jabatan tersebut, karena sudah matang," ucapnya. Lanjutnya, dalam menentukan pejabat eselon, asal tamatan juga dipertimbangkan. (B07/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Isu Penculikan, Komisi Perlindungan Anak Minta Orangtua Waspada
Kebinekaan Jadi Modal Indonesia Bagi Dunia
Minta Duit ke Pemilik Ruko, 2 PNS Kecamatan Ciracas Kena OTT
Urus Dokumen Kependudukan di Semarang Kini 30 Menit Jadi
H-7 Penutupan, Baru 11 Nama Daftar Seleksi Hakim Agung
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU