Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Serobot Lahan Pemko, DPRD Hentikan Pembangunan Taman Kantor PT Telkom Cabang Sibolga
Kamis, 12 Januari 2017 | 19:32:40
Sibolga (SIB) -DPRD Sibolga menghentikan pembangunan taman kantor PT Telkom Cabang Sibolga di Jalan Katamso Sibolga, karena terbukti menyerobot lahan Pemko Sibolga.

Ketua DPRD Sibolga Toni Tobing saat memimpin RDP dengan pihak PT Telkom dan instansi terkait di kantor dewan di Jalan S Parman Sibolga, Selasa (10/1) menyayangkan sikap  pengelola yang telah menyerobot lahan Pemko yang berada persis bersebelahan dengan batas kantor.

Menurutnya, PT Telkom dalam hal ini anak perusahaan GSD (Graha Sarana Duta) yang melakukan pekerjaan pembangunan taman kantor telah menyalahi aturan sehingga disarankan untuk menghentikan sementara pekerjaan sampai mengantongi perijinan yang sah.

"Urus dulu perijinan yang sah, baru lanjutkan pembangunan taman kantornya," katanya.

Selain menghentikan pekerjaan, Toni juga mengingatkan agar pohon-pohon yang sudah ditebangi diganti-rugi.

Sebelumnya, perwakilan PT Telkom Cabang Sibolga Ramli yang menghadiri RDP tersebut mengaku belum mengantongi perijinan yang sah terkait pekerjaan pembangunan taman kantor.

"Kalau ijinnya sedang kami urus," katanya.

Menurutnya, pembangunan tersebut direncanakan untuk membuka pintu baru masuk ke halaman kantor yang akan melintasi lahan yang berada di samping.
"Sebelumnya kami mengira lahan ini milik Telkom," katanya. (E04/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Umat Lintas Agama Ikuti Doa Bersama HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Korem 023/KS
Resepsi Malam Kenegaraan Perayaan HUT ke-72 RI di Humbahas Diwarnai Pemberian Tali Asih kepada Veteran
Ribuan Masyarakat Padangsidimpuan Doakan Indonesia Rukun, Damai dan Penuh Kasih Sayang
Pdt Ramos BB Simanjuntak Lantik Pengurus BKAG Tapsel Periode 2017-2020
Memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Ganter Tarutung Gelar Hiburan Rakyat
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU