Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Reuni Akbar Alumni SMA Katholik Panti Budaya Kisaran Sukses
Rabu, 11 Januari 2017 | 21:45:10
Kisaran (SIB) -Ratusan Alumni SMA Katholik Panti Budaya Kisaran menghadiri acara Reuni Akbar perdana angkatan 1990-2016 yang dilaksanakan di halaman sekolah, Selasa (3/1) lalu. Reuni akbar  mengambil tema, "Kita kembali merajut kebersamaan". Hadir dalam acara tersebut Albert Sinaga MPd  mewakili yayasan St Yoseph Pematang Siantar, Pastor Erwin, para Suster, Kepala sekolah Panti Budaya, guru aktif maupun pensiun serta undangan lainnya.

Reuni akbar ini berawal dari  kerinduan antar sesama alumni akan suka duka selama belajar  bersama di SMA.  Digawangi Ernawati Lubis SE, Rona Damanik Amd, Dame Daprosa SE, Sabar Marbun dan rekan lainnya berkomunikasi melalui dunia maya via BBM, FB, tweeter. Bak gayung bersambut, komunikasi melalui medsos disambut positif  alumni dari berbagai angkatan yang telah berhasil dalam kehidupan maupun finansial sehingga terbentuk  kepanitiaan.

Acara dimulai dengan prosesi, perwakilan yayasan St Yoseph Pematang Siantar, Pastor, Suster, Kepsek, panitia reuni serta undangan kemudian dilanjutkan misa disampaikan Pastor Erwin. Pastor Erwin  menekankan hakikat pendidikan yaitu untuk menjadikan manusia agar bermartabat dan bermanfaat bagi sesama manusia lainnya.

Mewakili panitia, Ernawati Lubis SE dalam sambutannya mengungkapkan sukacita sekaligus bangga karena bisa berjumpa kembali dengan teman-teman. "25 tahun kita berpisah karena dipisahkan oleh waktu, namun pada saat ini kita bersua kembali dengan berbagai profesi yang melekat pada diri kita. Pasti banyak pengalaman yang tak terlupakan semasa SMA dulu," sebut Ernawati Lubis.

Panitia berterima kasih kepada para rekan donatur sehingga reuni dapat terlaksana seperti Dame Daprosa SE, Sabar Marbun, Capt Agus Silalahi MMar, dr Benson Nababan MSi, Ir Manahan Sihombing MM, Evander Ambarita, Edison Aritonang SPi serta Johanson Simatupang.

Capt Agus Silalahi MMar mewakili alumni 90, Ir Manahan Sihombing MM, dr Benson Nababan MSi merasa prihatin melihat keadaan sekolah yang mereka banggakan. Ketika mereka bersekolah, respon masyarakat terhadap sekolah ini cukup tinggi namun saat ini justru berbanding terbalik. "Kami sebagai alumni tetap mendukung penuh eksistensi sekolah ini," ucap anak rantau  bergantian.

Pada kesempatan lain, Albert Sinaga dari perwakilan St Yoseph Pematang Siantar mengaku senang ternyata sekolah ini pernah digemari dan para alumninya sudah menyebar ke berbagai penjuru tanah air hingga luar negeri dengan berbagai profesi dan para alumni tersebut memberi dukungan penuh setelah perjalanan 25 tahun.

Diakuinya, saat ini respon masyarakat terhadap sekolah ini menurun. Hal itu dibuktikan dengan berkurangnya jumlah siswa. Tetapi, dengan momen reuni akbar  ada harapan. Kami dari pihak yayasan akan mensupport dengan sekuat tenaga.

Acara dimeriahkan persembahan masing-masing angkatan alumni 1990-2016 kemudian hiburan serta memberi tali asih kepada siswa berprestasi, siswa kurang mampu, siswa berprestasi dalam bidang olah raga, pemberian ulos serta pemberian cenderamata kepada para guru aktif, pensiunan serta penghargaan khusus terhadap alm Drs Michael Damanik yang diterima sang istri.

Reuni akbar berlangsung semarak, penuh gelak tawa, baik sesama teman maupun guru. Mereka saling bertukar cerita tentang kenangan indah dan lucu saat mereka masih sekolah di SMA Katolik Panti Budaya Kisaran. (D03/ r)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jokowi: Jangan 250 Juta Penduduk Berantem Gara-gara Seribu Orang
JK Minta Dirinya Tak Dikaitkan dengan Vonis Ahok
Partai Gerindra Kembali Usung Gus Irawan Pasaribu di Pilgubsu 2018
Admin Grup WhatsApp Bisa Ditangkap
12 Tokoh Dianugerahi Bhineka Tunggal Ika Award
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU