Home  / 
Limosin Tabrak Kerumunan Orang di New York, 20 Orang Tewas
Selasa, 9 Oktober 2018 | 18:07:40
SIB/newsx.com
Aparat berwenang memeriksa kondisi limosin yang rusak parah setelah terlibat kecelakaan di New York, AS, Senin (8/10). Sebanyak 20 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.
New York (SIB) -Sebanyak 20 orang tewas akibat kecelakaan limosin di New York, Amerika Serikat. Peristiwa ini berawal dari tabrakan limosin dengan kendaraan lain. "Hati saya hancur untuk 20 orang yang kehilangan nyawa mereka dalam kecelakaan mengerikan ini Sabtu di Schoharie," kata Gubernur New York, Andrew Cuomo, seperi dilansir Reuters, Minggu (7/10).

Kecelakaan terjadi pada Sabtu (6/10) malam di Schoharie, sekitar 38 mil (61 km) barat Albany, di Rute 30. Media lokal melaporkan limosin itu membawa penumpang acara pesta pernikahan.

Juru bicara Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Eric Weiss mengatakan tim penyelidik berada di tempat kejadian pada hari Minggu, melihat apa yang dikatakan oleh Albany Times-Union adalah kecelakaan paling mematikan di wilayah itu sejak 2005. Kepolisian Negara Bagian New York mengatakan akan memberikan keterangan lebih lanjut pada konferensi pers.

Sementara, dilansir AFP, limosin bergaya SUV itu menabrak warga yang ada di luar Apple Barrel Country Store and Cafe. Mobil itu meluncur menuruni bukit dan menabrak warga, kata Albany Times-Union, mengutip polisi. Gambar-gambar yang di-posting di Twitter oleh Jesse McKinley, kepala biro Albany untuk New York Times, menunjukkan sikat rambut dan pecahan kaca belakang berserak di rumput di sisi jalan, dekat trek berlumpur yang lenyap ke dalam hutan.

Manajer Apple Barrel Jessica Kirby juga mengatakan para pelanggan yang ada di parkiran itu tewas tertabrak saat limosin itu menuruni bukit, lapor Times. 
"Semua fatal. Limosin itu turun bukit itu mungkin lebih dari 60 mph... Saya tidak ingin menggambarkan pemandangan itu. Ini bukan sesuatu yang ingin saya pikirkan," kata Kirby. Akhir pekan Columbus Day adalah tahun tersibuk tahun untuk toko. Kirby mengatakan kepada koran, dia mencatat tokonya dipenuhi pelanggan dari New York City, New Jersey, dan Albany pada saat kecelakaan. (AFP/Detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pengurus dan Kader PKS Binjai Mundur Massal
Pemprovsu Tak Bisa Bantu Keberangkatan Tim ke Pesparani Katolik di Ambon
Biaya Kampanye Politik di Indonesia Sangat Mahal
Kapolda: Terduga Teroris yang Tewas di Tanjungbalai Jaringan Syaiful
Pemilih Milenial Dinilai Cenderung Cuek Pada Politik
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU