Home  / 
Parlindungan Purba : DPD RI Dukung Perdamaian Dunia
Jumat, 21 September 2018 | 20:25:14
SIB/Dok
FOTO BERSAMA : Wakil Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba foto bersama dengan peserta dari Indonesia di acara World Alliance of Religions Peace Summit di Incheon, Korea Selatan, baru-baru.
Korsel (SIB) -Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mendukung sepenuhnya perdamaian dunia. Hal itu disampaikan Parlindungan Purba SH MM saat menghadiri World Alliance of Religions Peace Summit (WARP) 17-19 September 2018 di Incheon, Korea Selatan.

Acara itu dihadiri ratusan ribu pemuda dan tokoh agama dari 350 organisasi di 120 negara yang bergerak di bidang perdamaian, mereka membahas beragam konflik global yang harus segera dituntaskan.

Acara itu merupakan yang keempat kalinya di Korea Selatan yang diselenggarakan oleh Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) yang terdaftar di ECOSOC PBB, International Women's Peace Group (IWPG), International Peace Youth Group (IPYG) yang semua berkantor di Korea Selatan.

Kegiatan WARP Summit September 2018 adalah acara perdamaian yang dilaksanakan pertama kali pada tahun 2014 untuk merealisasikan perdamaian dunia dan menghentikan peperangan. Pada peringatan keempat ini mengambil tema "Kolaborasi untuk Pembangunan Perdamaian Membangun Komunitas Damai Melalui DPCW (Declaration of Peace and Cessation of War) atau Deklarasi Internasional yang mampu mencegah terjadinya perang dan mencapai perdamaian dunia."

Hadiri lebih dari 2.000 orang dari setiap bidang, yaitu tokoh politik seperti mantan Presiden Rumania, Hungaria, Kroatia, Ekuador, dan lainnya serta Perdana Menteri Tuvalu, Bosnia, menteri-menteri lain, tokoh  hukum, pendidikan, agama, wanita, maupun pemuda. Jumlah peserta yang menghadiri acara tersebut 200.000 orang dari dalam negeri maupun luar negeri.

DPCW menegaskan, prinsip persamaan kedaulatan nasional dan mendorong negara untuk mempromosikan perdamaian internasional dan berkonsultasi dengan negara-negara lain tentang rasa saling menghormati, persamaan hak semua orang dan hak penentuan nasib sendiri.

"Kita hidup menghirup udara yang sama, memijak bumi yang sama, kita harus bangun perdamaian," ujar Chairman HWPL Mr Man Hee Lee, Jumat (19/9). 
Dalam kesempatan itu Mr Man Hee Lee juga menegaskan bahwa konferensi yang berlangsung tiga hari itu bukanlah sarana untuk mencari posisi atau keuntungan dalam pemerintahan maupun politik, tapi betul-betul demi perdamaian. Jangan ada lagi senjata dan perdamaian dapat dimulai dari keluarga.

Perwakilan dari Indonesia Parlindungan Purba, Wakil Ketua Komite II DPD RI, yang mewakili Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, juga menghadiri sesi-sesi yang diadakan dalam acara tersebut. Parlindungan mengatakan DPCW yang terdiri dari 10 artikel dan 38 klausa itu sangat diperlukan di Indonesia untuk membangun perdamaian dalam negeri sendiri maupun perdamaian internasional.

Hadir dari Indonesia pimpinaan perguruan tinggi dan tokoh-tokoh masyarakat dan keagamaan seperti Ali Muntarif dari UIN Jakarta, Abdul Rahim,  Elza Syarif, Zainul Fuad dari UIN Medan.

"Konten dari DPCW ini adalah konten yang luar biasa karena menyebarkan perdamaian dengan mengembangkan pendidikan perdamaian, serta menjadi solusi untuk menghentikan peperangan yang terjadi di dunia," jelas Parlindungan.

Ia menyampaikan  akan berusaha untuk membantu mempromosikan DPCW ini kepada tokoh-tokoh pemerintah di Indonesia supaya DPCW yang terdiri dari 10 artikel dan 38 klausa itu dapat diajukan ke PBB.

"Nilai universal dalam pertemuan ini sangat sesuai dengan nilai dan semangat yang terkandung dalam UUD 1945. Kita akan mengusulkaan agar konten dan pesan  DPCW ini bisa dikembangan di dalam kurikulum sekolah," jelasnya. (rel/A12/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Babinsa Agara Bantu Petani Panen Padi
Tambal Sulam Hotmix Dinas Bina Marga Sumut Resahkan Pengendara di Jalinsum Langkat
Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Tuan Guru Babussalam
KPAI Minta Pelaku Kekerasan Seksual 4 Siswi SD di Langkat Ditangkap
Jalan Antar Kecamatan di Karo Rusak Berat dan Butuh Perbaikan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU