Home  / 
Sidang Pembunuhan Kim Jong-nam
Nasib Siti Aisyah akan Ditentukan 16 Agustus
Kamis, 12 Juli 2018 | 16:12:03
Kuala Lumpur (SIB) -Pengacara salah satu terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, menjelaskan bahwa persidangan lanjutan atas kliennya akan digelar pada 16 Agustus 2018. Goi Soong Seng, pengacara Siti Aisyah, memaparkan pada persidangan itu, hakim akan membacakan putusan terkait nasib proses hukum lanjutan dari kliennya serta satu terdakwa lain asal Vietnam, Doan Thi Huong.

"Kemungkinannya ada dua. Pertama, jika hakim memutuskan prima facie (bahwa bukti yang disajikan di persidangan tidak memenuhi unsur suatu perbuatan tindak pidana yang dituduhkan), Siti Aisyah dan Doan Thi Huong bisa bebas," kata Goi kepada sejumlah wartawan, Rabu (11/7). 

"Jika hakim tidak memutuskan prima facie, maka hakim akan melanjutkan proses hukum dan mendengar pembelaan langsung dari kedua terdakwa," tambahnya. Selain itu, jelang persidangan penentu tersebut, Goi meyakini bahwa kliennya, Siti Aisyah, tidak bersalah dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam.

Goi memaparkan, sejumlah bukti yang disajikan oleh aparat dalam persidangan tak mampu mendukung secara konkret bahwa Siti Aisyah melakukan tindakan atau memiliki niat untuk membunuh Kim Jong-nam.

"Bukti yang menunjukkan seluruh aktivitas hanyalah rekaman CCTV pada Bandara Internasional Kuala Lumpur. Dan rekaman itu pun tak dapat menunjukkan tuduhan yang menyebut bahwa Siti Aisyah ikut memaparkan racun saraf VX kepada Kim Jong-nam," katanya. "Di CCTV, terlihat bahwa Siti Aisyah tak melakukan apapun terhadap korban. Ia hanya terlihat berlari dari lokasi kejadian. Dan itu pun tidak membuktikan ia mengusap cairan yang diduga VX kepada korban," tambahnya.

Goi juga bersikukuh bahwa kedua terdakwa, Siti Aisyah dan Doan Thi Huong hanyalah korban manipulasi dari dalang pembunuhan yang sebenarnya yakni empat pria Korea Utara yang berhasil melarikan diri ke negara asalnya. "Saya dan tim pengacara sangat meyakini bahwa ini merupakan kasus pembunuhan politik yang melibatkan entitas atau pemerintah Korea Utara," jelas Goi.

Goi menjelaskan, Siti Aisyah saat ini berada dalam kondisi sehat dan percaya diri bahwa pada sidang 16 Agustus 2018 nanti, hakim akan memutuskan dirinya tak bersalah. "Terakhir kali saya berbicara dengan Siti Aisyah, ia dalam kondisi sehat dan percaya diri bahwa ia tidak bersalah," kata Goi.

"Ia memahami betul seluruh proses persidangan, dan itu baik, karena ia tahu apa yang ia jalani. Saya katakan kepadanya untuk tidak khawatir," tambahnya. Goi juga mengatakan bahwa otoritas Malaysia memberikan perlakuan yang baik terhadap Siti Aisyah. "Dia diberikan sel penahanan sendiri. Ia sangat beruntung, karena terdakwa kasus pembunuhan lain--yang kasusnya tidak menjadi sorotan--ditempatkan dalam sel ramai dan bersesak-sesakan dengan tahanan lain," kata Goi. (Liputan6/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU