Home  / 
TKW Filipina Dibunuh di Kuwait, Majikannya Berhasil Ditangkap
Minggu, 25 Februari 2018 | 12:15:48
Manila (SIB) -Polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka pembunuhan seorang tenaga kerja wanita (TKW) Filipina yang jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam lemari es di Kuwait.

Jasad Joanna Demafelis, yang berusia 29 tahun, ditemukan dalam kondisi membeku di apartemen majikannya selama setahun semenjak dia dilaporkan hilang.

Nader Essam Assaf, sang majikan, ditangkap di Lebanon karena dicurigai sebagai pelaku pembunuhan pekerja rumah tangga asal Filipina itu, demikian keterangan departemen luar negeri Filipina, Jumat.

Kematian Demafelis telah memicu kemarahan di Filipina sehingga pemerintah negara itu melarang warganya bekerja di Kuwait.

Assaf, warga negara Lebanon, ditangkap di negara asalnya, ungkap departemen luar negeri Filipina dalam pernyataan resminya.

Adapun tersangka lainnya, yaitu istri Assaf, Mona, yang warga negara Suriah, masih dinyatakan buron dan diperkirakan berada di Suriah, papar keterangan resmi tersebut.

Assaf serta istrinya telah menjadi incaran kepolisian internasional sejak kasus pembunuhan ini terungkap.

Menteri luar negeri Filipina, Alan Peter Cayetano menyambut baik informasi penangkapan salah-seorang tersangka, dan menyebutnya sebagai "langkah awal yang penting dalam upaya pencarian keadilan bagi Joanna".

Jasad Demafelis ditemukan dalam lemari es di sebuah apartemen yang tampaknya telah ditinggalkan oleh pemiliknya setahun lalu. Pada tubuh korban ditemukan bekas penganiayaan, kata seorang pejabat Filipina.

Setelah jasadnya ditemukan, pihak berwenang Filipina mengatakan mereka siap memfasilitasi kepulangan lebih dari 1.000 "tenaga kerjanya yang tertekan hidupnya" di Kuwait, yang sebagian besar bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Departemen luar negeri Filipina memperkirakan saat ini ada sekitar 252.000 warganya yang hidup dan bekerja di Kuwait.

Sementara itu, pihak berwenang Kuwait berjanji untuk melakukan segala kemungkinan demi mengungkap kasus pembunuhan Demafelis.

Menteri luar negeri Filipina, Alan Peter Cayetano, mengharapkan otoritas Kuwait agar mengekstradisi Assaf dari Libanon supaya dapat diadili di Kuwait. (Detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Polsek Kutalimbaru Mediasi Penyelesaian Sengketa Warga Dipicu Sapi Rusak Tanaman Jagung
Masyarakat Ramai Saksikan Pawai Obor Asian Para Games 2018 di Medan
Belajar dari Semangat Ginting
Serangan Tumpul, Chelsea Dipaksa West Ham United Bermain Seri
Ketua LL-Dikti Prof Dian Armanto: Terlalu Jauh Meminta Presiden Turun
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU