Home  / 
Trump Tak Yakin Israel Ingin Berdamai dengan Palestina
* Trump Minta Rp245 Triliun untuk Tembok Perbatasan Meksiko
Selasa, 13 Februari 2018 | 18:11:26
Washington DC (SIB) -Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku tidak yakin jika Israel ingin berdamai dengan Palestina. Trump juga memperingatkan Israel soal aktivitas perluasan permukimannya yang kontroversial.

Seperti dilansir AFP, Senin (12/2), Trump sebelumnya selalu mengecam Palestina yang dianggap tidak bersedia untuk berunding soal upaya perdamaian dengan Israel. Namun Trump tergolong jarang mengkritik langsung Israel. Dalam wawancara terbaru dengan surat kabar Israel, Israel Hayom, Trump menekankan hubungan AS dan Israel saat ini 'hebat'. Perdamaian Israel dan Palestina, sebut Trump, akan membuatnya 'jauh lebih baik'. "Kita akan melihat apa yang terjadi," ucap Trump dalam wawancara yang dirilis Minggu (11/2) waktu setempat.

"Sekarang, saya akan mengatakan Palestina tidak mengharapkan upaya perdamaian, mereka tidak mengharapkan upaya perdamaian," imbuhnya. "Dan saya tidak begitu yakin jika Israel tengah mengharapkan upaya perdamaian. Jadi kita akan melihat apa yang akan terjadi," ujar Trump.

Lebih lanjut, Trump melontarkan peringatan kepada Israel soal permukiman Yahudi yang memicu kontroversi. Hal ini sedikit berbeda dengan sikap pemerintahannya yang tidak kritis mengomentari perluasan permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki Israel. "Permukiman menjadi sesuatu yang sangat memperumit dan selalu memperumit upaya perdamaian, jadi saya pikir Israel harus sangat berhati-hati dengan permukiman itu," ucap Trump mengingatkan Israel.

Trump selalu menyatakan niatnya membawa Israel dan Palestina kepada kesepakatan utama yang akan menyelesaikan konflik selama beberapa dekade terakhir. Namun dalam wawancara ini, Trump mempertanyakan apakah perundingan Israel-Palestina masih mungkin digelar saat ini. "Jujur, saya tidak tahu apakah kita akan menjalani perundingan. Kita akan lihat apa yang terjadi, tapi saya pikir sungguh bodoh bagi Palestina dan saya juga berpikir sungguh bodoh bagi Israel jika mereka tidak mencapai kesepakatan," tegas Trump. "Ini menjadi satu-satunya kesempatan kita dan ini mungkin tidak akan pernah terjadi lagi setelah ini," tandasnya.

Trump Minta Rp245 Triliun
Sementara itu, presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengajukan anggaran sebesar US$18 miliar atau setara Rp245 triliun untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko. Direktur Bujet Gedung Putih, Mick Mulvaney, mengatakan bahwa pemerintah menganggarkan biaya pembangunan tembok Meksiko itu untuk dua tahun ke depan. Isu ini sudah menjadi kontroversi sejak Trump mengusulkan pembangunan tembok tersebut pada masa kampanye demi melindungi AS dari imigran ilegal dan peredaran narkoba.

Partai Demokrat selalu menolak usulan Trump tersebut karena menganggap tembok itu tidak terlalu penting dan memakan banyak biaya. Trump pun mendesak agar Meksiko membiayai pembangunan tembok itu, satu permintaan yang ditolak mentah-mentah oleh Presiden Enrique Pena Nieto.

Proposal pendanaan ini pun diharapkan dapat menjadi titik terang dari kontroversi ini. Mulvaney mengatakan bahwa pengajuan dana ini sangat penting karena merupakan bagian dari skema peningkatan keamanan perbatasan. Menurut Mulvaney, secara keseluruhan pemerintah meminta dana US$23 miliar atau setara 313,3 triliun untuk program peningkatan keamanan perbatasan ini.

Dana itu termasuk US$782 juta atau Rp10,6 triliun untuk mempekerjakan dan mendukung 2.750 petugas dan agen tambahan di Badan Perlindungan Perbatasan dan Bea Cukai (CBP) serta Aparat Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).

Sementara itu, pemerintah juga mengajukan dana US$2,7 miliar Rp36,7 triliun untuk membiayai "kapasitas tahanan harian untuk 52 ribu orang ilegal, tingkat detensi tertinggi badan tersebut. Skema perlindungan perbatasan ini merupakan bagian kecil dari propsal anggaran infrastruktur yang diajukan Trump dengan nilai keseluruhan US$200 triliun. Proposal anggaran ini akan dibawa ke Kongres pada Senin (12/2) waktu setempat untuk kemudian dibahas secepatnya. (AFP/Detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim Pesparani Sumut Aransir Ulang Lagu Kebangsaan Bergenre Gregorian
Axis Rilis Konten Fokus Games dan Musik
Ikut Asian Games 2018, India Tayangkan Film Raih Emas Olimpiade 1948 di London
Dihantam Badai, Backstreet Boys Batalkan Konser
Comunity of Cyclist Sidikalang Gelar Sepeda Santai
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU