Home  / 
‘Topan Bom’ Landa AS, 17 Orang Tewas dan 40 Ribu Penerbangan Dibatalkan
Sabtu, 6 Januari 2018 | 18:19:37
SIB/Getty Ima
Sejumlah pesawat di Bandara Internasional John F. Kennedy tertutup salju. Sebanyak 17 orang tewas dan hampir 40.000 penerbangan dibatalkan di seluruh AS akibat terjangan ‘Topan Bom’.
New York (SIB) -Badai musim dingin telah menyebabkan kekacauan perjalanan di bagian timur laut AS dan disebutkan mengakibatkan 17 kematian. Hampir 40.000 penerbangan dibatalkan pada Kamis (4/1) karena salju tebal menyelimuti sejumlah bagian wilayah timur laut AS dan juga Kanada bagian timur. Ketebalan salju di Boston diperkirakan mencapai 45 cm dan banjir telah terjadi di bagian pesisir wilayah tersebut.

Badai, yang dikenal sebagai "topan bom" atau bomb cyclone diperkirakan berlanjut ke bagian timur Amerika Utara pada akhir pekan ini. Setelah hujan salju berhenti, suhu udara diperkirakan akan turun ketika udara dingin terjadi di atas Kutub Utara menuju wilayah Atlantik AS.

Para ahli memperingatkan suhu udara akan mencapai titik terendah di AS pada Jumat (5/1) dan Sabtu (6/1) waktu setempat. Hampir 60 juta orang tinggal di jalur badai, dan peringatan suhu dingin ini berlaku dari Maine sampai sejumlah bagian di Georgia AS, seperti disampaikan Badan Cuaca Nasional. "Sebagai tambahan dari hujan salju yang tebal, badai yang kuat akan disertai angin kencang, menyebabkan badai salju di bagian pesisir New England." Di Boston, cuaca diperkirakan akan mencapai titik terendah sejak 1921.

Banjir pesisir sudah mulai terjadi di sejumlah negara bagian, dan diperkirakan akan bertahan selama beberapa hari. Operator kereta di AS Amtrak mengurangi jadwal keberangkatan dan perjalanan bus antar negara bagian juga dibatalkan. Salju juga turun di negara bagian Florida yang selama ini dikenal memiliki cuaca yang panas.

Gubernur New York Andrew Cuomo telah mengumumkan keadaan darurat pada Kamis lalu, "Situasi terus memburuk," kata dia. "Hampir tidak mungkin untuk membersihkan jalanan ketika ada angin kencang, karena begitu Anda membersihkan jalanan dari salju, angin akan membawa kembali salju ke jalanan."

Kendaraan tampak terdampar di Jalan Tol Long Island," tambah dia, yang dapat menyebabkan "situasi antara hidup dan mati" di mana para penyelamat tidak dapat menjangkau para pengendara yang terjebak di sana. Tujuh belas kematian yang terkait dengan suhu dingin dilaporkan terjadi di seluruh AS, menurut kantor berita Associated Press. Tiga orang dilaporkan meninggal di Texas karena suhu dingin.

Dua orang tewas di North Carolina ketika truk mereka melaju di jalanan bersalju dan terbalik di sebuah sungai di Moore County, yang tidak diperkirakan turun salju, jelas Gubernur Roy Cooper. Kecelakaan lalu lintas juga terjadi di Beaufort.

Apa itu 'Topan Bom'?
"Topan bom" atau "cuaca bom" merupakan istilah tidak resmi untuk kondisi yang dikenal sebagai siklumesis eksplosif, menurut BBC Weather. Kondisi ini terjadi ketika tekanan turun sangat rendah hingga menjatuhkan 24 milibar dalam 24 jam dan dapat menyebabkan angin kencang.

Angin dapat terjadi cukup kencang sehingga dapat menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan struktural. Badai diperkirakan akan mengalami siklus siklon yang cepat di atas Samudra Atlantik sepanjang Kamis dan akhir pekan, dan kawasan utara New York diperkirakan akan berisiko mengalami dampak dari angin kencang dan hujan salju lebat.

Lebih dari 3.500 penerbangan maskapai AS dibatalkan. Bandara Internasional John F. Kennedy New York dan Bandara LaGuardia menghentikan sementara semua penerbangan karena kondisi landasan tertutup salju atau whiteout, kata Federal Aviation Administration. Tiga bandara di Newark, New Jersey, dan Bandara Internasional Boston Logan membatalkan tiga dari empat penerbangan.

 Badai musim dingin memaksa pesawat penumpang terbesar di dunia, Airbus A380 milik Singapore Airlines, mendarat di bandara kecil di New York. Pesawat itu seharusnya mendarat di Bandara Internasional John F Kennedy (JFK). Namun, angin kencang memaksa pesawat dengan 352 penumpang itu mendarat di Bandara Internasional Stewart, sekitar 128 km dari Bandara JFK.

Sebagai perbandingan, pada 2016, sekitar 137.000 penumpang terbang dari Stewart. Sementara JFK melayani sekitar 29 juta penumpang. Penumpang yang terbang dari Frankfurt, Jerman, meninggalkan pesawat sekitar pukul 17.00 dengan menggunakan tangga luar.

Pesawat raksasa dengan sayap berukuran 79 meter atau dua kali lipat dari Boeing 737 merupakan pemandangan tidak biasa di Bandara Stewart. Landasan pacu di Stewart dirancang dengan panjang 3,5 km sehingga dapat mengakomodasi pesawat besar dan menjadikannya bandara pengalihan yang efisien. Namun, terminal bandara tidak cukup tinggi untuk mencapai pintu pesawat. Penumpang harus keluar dari pesawat dengan bantuan tangga.

Sementara itu pada transportasi darat, operator kereta penumpang Amtrak mengurangi perjalanannya ke Northeast. Penundaan secara acak dilaporkan pada sistem transit, termasuk jalur komuter Long Island Rail Road dan Metro-North New York, serta sistem Massachusetts Bay Transportation Authority (MBTA) di Boston. Pejabat melaporkan kecelakaan lalu lintas di seluruh wilayah Timur Laut, termasuk di Manchester, New Hampshire. Salah satunya seorang wanita (32) menabrak satu kendaraan dan mengenai dinding panti jompo. Tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut. (BBCI/dtc/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
JK Ingatkan AMKI Soal Potensi Radikalisme di Masjid Kampus
Jokowi akan Tetap ke Afganistan Meski Baru Saja Ada Penyerangan
Periksa Dahnil, Polisi akan Klarifikasi "Mata Elang" di Kasus Novel
Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Buka Kongres Mahasiswa Katolik
Tolak Keberatan Pengacara, Hakim Lanjutkan Sidang Jonru
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU