Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Ivanka Trump Datang, Pengemis India Disingkirkan
Minggu, 12 November 2017 | 19:15:36
India (SIB)- Kepolisian kota Hyderabad mengamankan para pengemis jalanan hanya dua pekan sebelum kedatangan Ivanka Trump ke kota yang terletak di India bagian selatan itu. Perintah itu dikeluarkan pada awal pekan ini oleh kepala polisi dan akan berlaku selama dua bulan ke depan. Hal ini diungkapkan V. K. Singh Direktur Umum penjara Hyderabad.

Ivanka, putri presiden Amerika Serikat Donald Trump, dijadwalkan menghadiri pertemuan wirausahawan global pada akhir November nanti. Pemerintah kota Hyderabad sendiri membantah aksi pembersihan gelandangan itu terkait kunjungan Ivanka. "Ini aksi permanen," ujar Singh kepada CNN. "Pemerintah, sejak 30 tahun lalu, sudah mencari cara untuk mengurus mereka."

Singh menyebut, kepolisian juga berencana memperpanjang kebijakan itu. Berbicara soal isu-isu lain yang muncul di kota Hyderabad, Singh mengatakan: "Ada mafia atau jejaring yang memaksa orang-orang untuk mengemis, atau menculik anak-anak dan memaksa mereka jadi pengemis."
Berdasarkan aturan Pencegahan untuk Mengemis yang dikeluarkan pada 1977, meminta-minta di jalanan adalah pelanggaran hukum di wilayah bagian Andhra Pradesh.

Hanya saja, kebijakan untuk memindahkan para pengemis di Hyderabad baru dimulai pada akhir Oktober ini, sehingga muncul spekulasi hal itu dilakukan untuk menyambut pertemuan yang akan dihadiri Ivanka tersebut. Singh menuturkan, sejak perintah itu dikeluarkan pada awal pekan ini, polisi sudah mengamankan 198 orang dan menempatkan mereka di bangunan di samping penjara. Ia menegaskan bahwa bangunan itu bukan penjara, hanya saja terletak di kompleks yang sama.

Salah satu bangunan itu diberi nama Anand Ashram yang secara kasar bisa diterjemahkan menjadi "Tempat Persembunyian Kebahagiaan". Polisi mengatakan bahwa pemindahan para pengemis itu adalah aksi kemanusiaan dan mereka akan menghubungi keluarga para pengemis sebelum memindahkan mereka.

"Mereka mendapatkan semua fasilitas --keamanan, obat-obatan, makanan-- dan penghuninya diberikan kebutuhan dasar," ujar A. Narasimha, seorang petugas polisi senior di penjara tersebut. (CNNI/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepala LAN RI Dr Adi Suryanto MSi : PP No 11/2017, Membawa Transformasi Baru Terhadap Tata Kelola ASN
Lemhannas Minta Pemerintah Perluas Kewenangan UKP Pancasila
Benny Pasaribu: Untuk Memenuhi KEJ, Wartawan Indonesia Perlu Memahami Norma Keagamaan
Gubsu Ajak Semua Elemen Dukung Pelestarian Hutan Tropis
Dalang Pembunuh Massal Top AS Charles Manson Meninggal
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU