Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Relakan Seat Diambil Orang, Maskapai Berani Bayar Rp132 Juta
Kamis, 20 April 2017 | 15:07:06
Washington (SIB)- Maskapai Amerika Serikat, Delta Airlines membuat kebijakan baru dengan memberikan kompensasi sebesar US$10 ribu, setara Rp132 juta. Kompensasi ini diberikan kepada penumpang yang rela memberikan kursi untuk staf maskapai.

Kebijakan ini dikeluarkan menyusul insiden pengusiran paksa seorang penumpang United Airlines, David Dao. Penumpang itu diseret dari kursi yang dia beli agar dapat diduduki staf maskapai tersebut.

Kebijakan tersebut tertuang dalam memo yang beredar di kalangan internal. Dalam memo tersebut, Delta mewajibkan agen memberikan kompensasi sebesar US$2.000, setara Rp26 juta, naik dari jumlah sebelumnya sebesar US$800, setara Rp10 juta, seperti dilaporkan Associated Press.

Sementara pihak maskapai melalui supervisinya akan memberikan kompensasi sebesar US$9.950, setara dengan Rp131 juta. Jumlah ini naik dari sebelumnya hanya sekitar US$1.350, setara Rp17 juta.

Maskapai ini juga menjanjikan tidak akan ada lagi penumpang yang diminta memberikan kursi kepada staf saat seluruh kursi terjual. Jikapun hal ini terjadi, pihak staf akan menawarkan kompensasi tersebut.

Tetapi, pengamat penerbangan sipil Gary Leff mengatakan kebijakan ini hanya bentuk perlindungan diri maskapai. Dengan begitu, kata dia, maskapai seolah ingin mengatakan 'Kami sudah menyelesaikan masalah."

Pekan lalu, kasus yang dialami Dao menyita perhatian publik. Video Dao diseret oleh petugas keamanan dari pesawat milik United Airlines, viral di media sosial.

Hal itu membuat CEO United Airlines, Oscar Munoz, meminta maaf. Bahkan, maskapai ini sampai mengembalikan uang tiket bagi penumpang di pesawat yang sama dengan Dao sebagai permintaan maaf.

Tetapi, upaya tersebut tidak meluluhkan niat Dao untuk membawa kasus kekerasan yang dia alami ke pengadilan. (dream/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pesawat Bertenaga Listrik Meluncur pada 2020?
Unik, RS di China Punya Robot Suster
Teknologi E-Voting Laris untuk Pemilihan Kepala Desa
Apple Bakal Tinggalkan Pembaca Sidik Jari Demi Sensor Wajah
OnePlus Ketahuan Koleksi Data Pengguna Tanpa Permisi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU