Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Penembakan Brutal di California, 3 Orang Tewas
Kamis, 20 April 2017 | 15:01:17
California (SIB)- Seorang pria bersenjata melepas tembakan brutal di kota Fresno, California, Amerika Serikat (AS). Sedikitnya tiga orang tewas dalam penembakan ini dan melukai satu orang lainnya. Seperti dilansir AFP, Rabu (19/4), pelaku berhasil ditangkap kepolisian setempat usai beraksi pada Selasa (18/4) waktu setempat. Otoritas setempat mengidentifikasi pelaku sebagai pria keturunan Afrika-Amerika bernama Kori Ali Muhammad (39). Kepala Kepolisian Fresno, Jerry Dyer, menyebut, penembakan terjadi mulai pukul 10.45 waktu setempat di empat lokasi berbeda di pusat kota Fresno.

Sedikitnya 16 peluru ditembakkan dalam waktu beberapa menit. Dyer menyebut pelaku yang memiliki nama alias 'Black Jesus' ini meneriakkan 'Allahu Akbar' saat akan ditahan. Menurut Dyer, postingan Facebook milik pelaku menyebut dirinya membenci orang-orang kulit putih dan pemerintah AS. "Ini merupakan aksi kekerasan secara acak. Ini merupakan serangan tak beralasan oleh individu yang berniat melakukan pembunuhan massal hari ini," sebutnya.

Otoritas setempat meyakini Kori bertindak sendirian dalam penembakan ini. Namun penyelidikan masih berlangsung untuk mencari tahu apakah pelaku memiliki keterkaitan dengan jaringan teror. Juru bicara kepolisian setempat, Letnan Mark Hudson, menuturkan kepada AFP bahwa Biro Investigasi Federal (FBI) telah diberitahu soal insiden penembakan ini. Namun juru bicara FBI menolak berkomentar.

Kori diyakini juga menembak seorang petugas keamanan di luar sebuah motel di kota yang sama, pekan lalu. Petugas keamanan tersebut akhirnya meninggal dunia di rumah sakit, akibat luka tembakan yang dideritanya. Tiga korban tewas dalam penembakan pada Selasa (18/4) waktu setempat ini merupakan warga kulit putih. Satu korban luka terkena tembakan saat duduk di kursi penumpang sebuah truk yang ada di lokasi penembakan. Petugas keamanan yang ditembak Kori pekan lalu juga diketahui berkulit putih.

Pelaku diketahui memiliki catatan kriminal sebelumnya, seperti kekerasan bersenjata, narkoba dan melontarkan ancaman terorisme. Pelaku juga diketahui merupakan gelandangan dan terlibat dengan geng kriminal setempat. Dalam kasus ini, pelaku dijerat empat dakwaan pembunuhan dan dua dakwaan percobaan pembunuhan. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pedagang Minta Hentikan Eksekusi dan Beri Izin Pendirian Pasar SRO di Pangururan
HUT ke-62, Sat Lantas Polres Asahan Berbagi dengan Warga Kurang Mampu
Bupati Resmikan Pojok Edukasi Sampah di Komplek Stadion Bina Raga Rantauprapat
Anggota DPRD Tegal Kunker ke Tebingtinggi Terkait Perpustakaan dan Arsip
Boy Simangunsong Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Laguboti
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU