Home  / 
Tokoh Adat Simalungun JE Sabaruddin Girsang:
Tidak Ada Raja Parhata dalam Adat Simalungun, Anak Boru Jabu Sebagai Protokol
Sabtu, 12 Mei 2018 | 16:35:50
JE Sabaruddin Girsang
Simalungun (SIB)  -Acara adat Batak sering dipandu oleh seorang bahkan dua orang yang berperan sebagai protokol. Dalam adat Simalungun, protokol dimaksud sepatutnya diperankan oleh anak boru jabu. 

Tokoh adat Simalungun JE Sabaruddin Girsang mengutarakan, peradaban manusia sudah ada sejak dahulu kala. Etnis Batak punya segudang adat dan budaya. Tapi belakangan ini terjadi pergeseran adat di antara suku Batak.

Menurutnya, tokoh protokol dalam suatu acara adat kerap disebut-sebut dengan istilah raja parhata. Namun, katanya, tidak ada raja parhata dalam adat Simalungun, tapi anak boru jabu yang menjadi tokoh pemandu acara adat Simalungun. 

"Simalungun cukup banyak mengadopsi adat Batak Toba, di antaranya itu tadi soal sebutan protokol dalam acara adat. Kemudian tentang marhusip, itu sebenarnya tidak pernah ada dalam adat Simalungun," tutur JE Sabaruddin, Jumat (11/5) di Pamatangraya.

Marhusip diartikannya dengan istilah marlasa-lasa dalam adat Simalungun. Namun istilah marlasa-lasa sepertinya hilang di lingkungan etnis Simalungun.

Marhusip atau marlasa-lasa yaitu tahapan perencanaan dalam mewujudkan suatu perkawinan. Pihak paranak dalam hal ini wajib mendatangi parboru untuk membicarakan berbagai hal menyangkut perkawinan.

"Kalau di adat Toba, marhusip. Tapi di adat Simalungun, marlasa-lasa. Di era reformasi ini, marhusip kerap menjadi tradisi adat Simalungun, sehingga terjadi perubahan istilah," kata pria berusia 73 tahun itu.

Adopsi lain, lanjut Sabaruddin, Simalungun dari dulu tidak pernah memakai atau menggunakan istilah hio (ulos) holong pada acara adat "sayur matua". 
Belakangan muncul hal seperti itu di beberapa lokasi sehingga dinilai 'ikut-ikutan' dalam menjalankan hio (ulos) holong yang sumbernya berasal dari adat Toba.

Ia berharap, adat dan budaya Simalungun terus dilestarikan. Jika tidak, mungkin-mungkin bisa punah di masa yang akan datang. (D05/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tolak Ajakan Mencuri, Suriyono Dianiaya Dua Pria di Perbaungan
Dua Terdakwa Pencuri TBS Dituntut Masing-masing 8 Bulan
24 Kg Sabu Asal Malaysia Gagal Beredar di Sumut
Tanggul Sungai Jebol, Sejumlah Desa di Sei Bamban Sergai Terendam
Polres Binjai Tilang 1.814 Pengendara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU