Home  / 
Rap Mangan, Table Manner ala Batak
Sabtu, 16 September 2017 | 13:23:42
SIB/Dok
RAP MANGAN: Jemaat HKBP Sei Agul Jalan Gereja Medan, Minggu, (10/9), mengadakan rap mangan sebagai bagian dari upaya menggali kearifan lokal dan pendidikan berkarakter.
Medan (SIB) -Sejumlah warga gereja khususnya jemaat HKBP Sei Agul Jalan Gereja Medan, Minggu (10/9), mengadakan rap mangan (makan bersama-red).
Makan bersama yang dilaksanakan dengan cara tradisional. Mulai dari menu lauk-pauk yang disajikan hingga nasi dari beras merah asli dari kampung. "Selama ini kami merasa satu keluarga dalam Yesus Kristus. Namanya satu keluarga, terdiri dari ompung, bapak, mamak dan anak kan ada kebersamaan dan rap mangan dilakukan. Jadi ada yang duduk di halang ulu yaitu di bagian "kepala" dan di talaga yakni ujung," cerita Ny Drs Irwanto Tampubolon - Veronika Sitanggang MPsi di jeda seminar internasional Kemitraan Bagi Transformasi Bangsa di Alpha - Omega, Jumat (15/9).

Rap mangan yang diikuti ratusan warga gereja itu mengadopsi cara yang dilakukan ala Sunda yang dinamai balakecrakan yakni menggunakan alas daun pisang untuk meletakkan semua sajian makanan. "Kalau rap mangan kan duduk di atas tikar. Kami ingin melakukannya juga tapi karena kondisi cuaca yang anomali, oleh para penasihat seperti  Dr Ir Jongkers Tampubolon MSc, St (C) Roland Silalahi, AKBP Dr Maruli Siahaan SH MHum dan amang pendeta Pdt Suwandi Sinambela STh, akhirnya dilakukan di meja panjang di halaman gereja," tambah Veronika Sitanggang.

Setelah daun dibentangkan menutup meja, seluruh menu dituangkan. Didahului kebaktian singkat dan doa, rap mangan dimulai. Untuk mengadopsi suasana seperti di bona pasogit, makan pembuka dilakukan ketua dan pendeta dan lauk pun tidak suksuk (menggunung)," tambahnya.

Memulai makan dimulai dengan menghabiskan nasi yang bagian depan yang bergerak ke ujung. "Sebisanya, tidak ada nasi yang jatuh. Orangtua saya dulu mendidik dan mencontohkan bagaimana nasi tidak boleh bersisa. Itu pun dipraktikkan hingga sekarang," jelasnya.

Makan dimulai bersama dan diakhiri bersama. "Seperti di kampung, jika sudah tungkap hudon (periuk ditelungkupkan) tak ada lagi makanan tambahan," cerita Veronika Sitanggang.

Warga HKBP Sei Agul Jalan Gereja Medan sedang mengembangkan pendidikan berkarakter yang dirangkai dalam Orientasi Pendidikan dan Pemberdayaan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). "Kegiatan diadakan Juni - Oktober 2017," ujar Jongkers yang jadi mengetuai kegiatan ini. Rangkaian kegiatan itu menititikberatkan pemberdayaan jemaat gereja dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ragam kegiatan diadakan, melibatkan seluruh usia mulai anak Sekolah Minggu, naposo hingga dewasa. "Saat memeringati Proklamasi pada 17 Agustus, yang disertakan adalah anak-anak dan anggota NHKBP Sei Agul," ujarnya didampingi bendahara Magdalena Siregar, Pieter Sihombing, Jalil Sitohang dan Eko Panggabean.

"Oleh anggota NHKBP, semua diaktualisasikan dalam rangkaian kegiatan," tambah Veronika Sitanggang sambil mengatakan Ketua NHKBP Julianty Br Aruan didampingi Lucy Tambunan dan anggotanya seperti Jessica Nainggolan, Michael Sitorus yang ahli IT dan Kevin Sitohang mengolaborasikan dengan semangat kekinian. "Kami akan menggali kearifan lokal lain untuk diterapkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dalam maksud mendukung kebersamaan dan membangun karakter," tutupnya.

Kegiatan ini juga diunggah ke media sosial dan mendapat tanggapan dari warga net. Ratusan like dan share video memenuhi dunia maya. Makan bersama mengadopsi adat Batak tersebut dipersiapkan Marni Hulu, Gabe Knalpot, Megawaty Silalahi, Lismawati Saragih, Erika Tampubolon, Maida Christina Silalahi, Juli Ritha Tarigan, Zalel Sitohang dan Emmy Sri Pardede. (T/R10/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
KPK Telusuri Properti Bupati Rita ke Legal Manager Agung Podomoro
DPP N4J Rayakan HUT ke-57 Presiden Jokowi di Medan
Besok Kampanye Akbar Djoss Dihadiri Ketum PDIP Megawati
Arus Balik Gunakan KA dan Pesawat Naik Signifikan, Bus Normal
Bercanda Bom di Bandara Komodo, WN Portugal Dibawa ke Kantor Polisi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU