Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Paus Fransiskus Serukan Jemaat di Eropa Tampung Pengungsi
* PM Netanyahu: Pengungsi Arab akan Mengganggu Keseimbangan Israel
Selasa, 8 September 2015 | 13:19:59
Roma (SIB)- Krisis imigran yang tengah melanda Eropa menyentuh hati Paus Fransiskus. Paus menyerukan kepada setiap paroki Katolik di wilayah Eropa untuk menampung para pengungsi dan imigran. Paus menyerukan langkah konkret untuk menolong para pengungsi dan imigran yang kini memenuhi wilayah Eropa Barat, khususnya Austria dan Jerman. Paus mendorong agar setiap paroki, setiap komunitas keagamaan, setiap biara di Eropa menampung masing-masing satu keluarga pengungsi. Paroki merupakan wilayah penggembalaan yang dikepalai pastur.

"Dihadapkan dengan tragedi puluhan ribu pencari suaka yang menyelamatkan diri dari kematian dalam perang dan kelaparan, yang berharap menjalani kehidupan baru, Injil menyerukan kepada kita dan meminta kita untuk menjadi tetangga dari orang-orang yang paling ditinggalkan, untuk memberikan mereka harapan konkret," imbau Paus Fransiskus saat memberikan khotbah di Saint Peter's Square di Roma, seperti dilansir AFP, Senin (7/9). Paus Fransiskus yang menjadikan kemiskinan dan imigran sebagai tema kunci dalam khotbahnya ini, meminta para jemaat untuk lebih berperan aktif dalam membantu para pengungsi dan imigran. "Pengharapan iman Kristen itu lebih berperan aktif. Uskup di Eropa, para pastur yang sebenarnya untuk mendukung seruan saya di wilayah masing-masing," ucapnya.

Menurut Paus, Vatikan akan mencoba memberikan contoh dengan mengumumkan dua paroki akan menampung dua keluarga pengungsi dalam beberapa hari ke depan. Mengutip cerita Injil saat Yesus menyembuhkan pria bisu dan tuli, Paus kelahiran Argentina ini menyebut keajaiban bisa terjadi di Eropa.
"Di mana kita disembuhkan dari ketulian akan sikap egois dan kebisuan dalam menarik diri. Pasangan yang tertutup, keluarga yang tertutup, kelompok yang tertutup, paroki yang tertutup, negara yang tertutup, semua berasal dari kita, tidak ada hubungannya dengan Tuhan," tandasnya.

Mengganggu Keseimbangan Israel
Tekanan dari krisis imigran di Eropa juga melanda Israel, yang diminta ikut membantu. Namun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu langsung menolak seruan untuk menampung pengungsi Suriah. Pemimpin oposisi Israel, Isaac Herzog yang menjabat Ketua Partai Serikat Zionis menyerukan kepada PM Netanyahu untuk turut menampung pengungsi konflik Suriah. Israel sendiri menganggap Suriah yang merupakan negara tetangganya, sebagai musuh.

Meskipun belum ada seruan internasional kepada Israel untuk membuka perbatasannya terhadap pengungsi Suriah, Herzog menyebut PM Netanyahu memiliki kewajiban moral untuk menampung para pengungsi kemanusiaan. "Perdana Menteri rakyat Yahudi tidak seharusnya menutup hatinya dan juga menutup pintu ketika orang-orang melarikan diri untuk memperjuangkan hidup mereka, dengan bayi di tangan, dari penindas," sebut Herzog seperti dilansir Reuters, Senin (7/9),

Dalam pernyataannya di rapat kabinet, PM Netanyahu menyatakan Israel bukannya acuh tak acuh terhadap tragedi kemanusiaan. Dia juga menekankan, bahwa rumah sakit di Israel juga banyak merawat korban dari konflik Suriah. "Namun, Israel merupakan negara yang sangat kecil. Israel tidak memiliki kedalaman geografis atau kedalaman demografi," sebut PM Netanyahu, sembari menyatakan bahwa menampung pengungsi Arab akan mengganggu keseimbangan negara Yahudi ini, yang seperlima dari total 8,3 juta penduduknya merupakan warga keturunan Arab.

Dalam rapat kabinet, PM Netanyahu juga menyatakan bahwa Israel harus lebih mengamankan perbatasannya terhadap imigran asal Afrika dan juga kelompok militan asing. Dia mengumumkan dimulainya pembangunan pagar perbatasan yang baru sepanjang 30 kilometer di perbatasan dengan Yordania, yang telah menandatangani perjanjian damai dengan Israel pada tahun 1994. (Rtr/dtc/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Hasil Kerja Pemerintahan Jokowi Mulai Dirasakan Rakyat, Terutama Bidang Infrastruktur
Korut Diduga Selalu Lontarkan Ancaman untuk Dapatkan Bantuan
58 Bandar Narkoba di Filipina Tewas Dalam Sepekan
Serang Model Cantik, Ibu Negara Zimbabwe Ajukan Kekebalan Hukum
Korban Tewas Tanah Longsor di Sierra Leone Naik Jadi 400 Orang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU