Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Sensasi Rasa Rujak Kolam Medan Tak Berubah Sejak 1960-an
Minggu, 21 Juni 2015 | 19:11:48
Rujak Kolam sudah tidak asing lagi bagi penggemar rujak di Medan. Nama rujak ini diambil dari lokasi penjualannya yang berada di areal Kolam Sri Deli, di sebelah Mesjid Raya Al Mashun Medan.

Rujak Kolam menurut cerita Antoni, salah satu penjual rujak, sudah ada sejak tahun 1960-an. Uniknya, dari dulu hingga saat ini, hanya ada tujuh penjual rujak di areal kolam pemandian keluarga Sultan Deli itu dan seluruhnya suku Minang. Penjual rujak ini juga turun temurun, seperti Antoni yang mewarisi dari ayahnya. 

Awalnya, kata Antoni, penjual Rujak Kolam ini berdagang di pinggiran Kolam Raya. Namun, saat kawasan Kolam Raya dibenahi pada masa Wali Kota Abdillah, mereka dipindahkan ke Jalan Mahkamah. "Kami di sini sejak Ramadhan Fair pertama,"tuturnya. 

Sayangnya, saat ini pendapatan pedagang jauh menurun bila dibanding saat mereka berjualan di pinggiran Kolam Raya yang dirindangi pepohonan besar. Apalagi musim hujan, rujak mereka tidak laku. "Kalau tidak hujan, lumayan lah lakunya,"ucapnya.

Seperti Rabu (17/6) siang, hanya ada beberapa orang yang membeli rujak Antoni. Itu pun dibungkus untuk dibawa pulang, tidak terlihat pembeli menikmati rujak di warungnya yang beratap seng. Mungkin sensasinya berbeda bila makan rujak pedas itu di pinggir kolam sambil menikmati sepoi-sepoi angin sore. 

Meski omzetnya menurun, namun cita rasa rujak kolam tetap tak berubah. Masih senikmat masa jaya-jayanya dulu. Selain kesegaran buahnya, keistimewaan rujak ini terletak pada bumbunya  yang sangat mantap. Kelezatan bumbunya ini diberikan pisang batu yang diiris dan digiling bersama gula merah, kacang dan cabai rawit. Bumbunya pun dibuat di tempat, sehingga pembeli bisa memesan rasa bumbunya sesuai seleranya. 

Selain bumbunya yang kental, atasan rujak juga ditaburi kacang tanah goreng yang melengkapi kelezatan saat memakannya. Bagi yang pertama kali menikmati rujak ini, disarankan untuk memesan rujak pedas. Sensasi rasanya memang lebih mantap kalau rujaknya pedas. 

Untuk bisa menikmati sebungkus rujak ini, Anda harus merogoh kocek Rp15.000, lumayan mahal. (A11/y)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Festival Musik Khusus Perempuan di Swedia untuk Lawan Kekerasan Seksual
Pengabdi Setan Masih Top Box Office, Penonton Film Indonesia Mulai Bergairah
Serial Dibintangi Song Joong Ki dan Song Hye Kyo Raih Penonton Terbanyak
Beyonce Terkaya, Setahun Berpendapatan Rp1,5 triliun
Diantar Komunitas Ojek ke Liang Lahat, Laila Sari Wafat Sesaat Pamit Undangan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU