Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Melepas Rindu dengan Masakan Rumah
Minggu, 10 September 2017 | 12:36:03
Terjebak di dalam rutinitas hiruk pikuk kota bisa membuat masakan rumahan jadi sesuatu yang istimewa. Makanan tradisional Indonesia dengan cita rasa racikan rumah, itulah yang ditawarkan restoran Mendjangan di Jalan Kemang Jakarta.

Suasana homey dan santai terasa dari konsep restoran dua lantai yang bangunannya seperti rumah, lengkap dengan kolam renang di bagian belakang.

Nuansa Nusantara terlihat dari detil-detil kerajinan khas Tanah Air seperti anyaman rotan yang diimplementasikan pada plafon dan sofa. Kerajinan khas Indonesia juga hadir dalam bentuk mangkok tembaga hingga lampu meja dari Bali.

Mourina Irawan adalah orang di balik masakan-masakan tradisional Indonesia di Mendjangan. Ibu rumah tangga ini awalnya menyalurkan hobi memasak lewat usaha katering kecil-kecilan pada 2005 hingga akhirnya memberanikan diri untuk membuka restoran.

Menunya beragam, tapi ada satu benang merah, yakni masakan tradisional dengan rasa otentik.

"Saya orang Jawa Barat, jadi ada beberapa makanan Jawa Barat. Suami saya orang Jawa, ada menu masakan Jawa dari mertua dan keluarganya. Teman-teman saya juga memberi resep, salah satunya masakan Padang," kata Mourina saat pembukaan restoran, Jumat (8/9).

Pengunjung bisa menikmati nasi goreng kambing, lontong cap gomeh, selat solo, nasi bali, nasi campur ala Mendjangan, ayam besengek, soto padang hingga bakwan malang.

Jajanan pasar seperti sosis solo, ketan bumbu dan risoles juga bisa jadi pilihan. Ada pula kue sus dengan fla durian, puding cendol hingga puding mangga.

Nama restoran ini diambil dari ejaan lama hewan menjangan alias rusa. Menjangan jadi inspirasi karena hewan ini cepat beradaptasi dan bisa berlari cepat, hal yang diharapkan bisa ditiru oleh restoran ini di tengah persaingan bisnis di kawasan Kemang. Restoran ini akan dibuka untuk umum mulai 18 September 2017. (Ant/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jokowi Tunjuk Din Jadi Utusan Khusus Presiden untuk Dialog Agama
Pelapor Vonis Praperadilan Novanto Diperiksa MA 3 Jam
Komnas HAM: Ahmadiyah Korban Diskriminasi karena UU PNPS
Satpol PP Turunkan Spanduk Pengusiran Dubes AS di Dukuh Atas
MA Vonis Mati Agus Si Pembunuh 5 Nyawa Satu Keluarga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU