Home  / 
Cekcok Rumah Tangga, Pasangan Suami Istri Nyaris Tewas di Sergai
Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:22:47
SIB/Bonny Sembiring
TKP: Kapolsek Bandarkhalifah, AKP Sopian bersama anggotanya saat melakukan olah TKP di kediaman korban, Senin (22/10).
Tebingtinggi (SIB) -Oknum pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berinisial GS (40) yang tinggal di Dusun Blok Nol Jangga, Desa Juhar, Kecamatan Bandarkhalifah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) nekat menganiaya istrinya HS (38) hingga nyaris tewas di dalam kamar, Senin (22/10) pagi.  

Informasi diperoleh SIB di lokasi, pagi itu sekira pukul 08.00 WIB, para tetangga GS dan HS sempat mendengar adanya suara kegaduhan luar biasa di dalam rumah mereka. Merasa ada yang tidak beres, sejumlah warga bergegas mendatangi kediaman pelaku dan berupaya mendobrak pintu bagian depan rumahnya. 

Usai didobrak, warga mengaku terkejut dan histeris karena mendapati HS dengan posisi bercucuran darah di dalam kamar. Sementara GS yang berprofesi sebagai petani tengah memegang sebilah parang dan berusaha bunuh diri dengan mencucuk bagian perutnya secara berulang-ulang. Namun, parang tersebut tidak berhasil menembus perut GS dikarenakan tumpul. Karenanya GS menenggak cairan racun serangga yang tersimpan di dapur rumahnya, kemudian melarikan diri lewat pintu belakang ke persawahan warga dan akhirnya ditemukan tergeletak di tempat itu.  

Sedangkan isteri GS yang sekarat, lebih dulu dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Kumpulan Pane Tebingtinggi untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Kapolsek Bandarkhalifah, AKP Sopian saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian membenarkan adanya pertengkaran sepasang suami isteri (pasutri) di Desa Juhar, Kabupaten Sergai yang berujung tindak kekerasan. Tapi, motif penganiayaan yang dilakukan GS  masih diselidiki. 

"Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi, GS diduga menganiaya isterinya dengan balok hingga kritis. Setelah menganiaya, GS melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak cairan serangga. Warga yang melihat kejadian kemudian membawa keduanya ke Rumah Sakit Kumpulan Pane dan RS Bhayangkari Tebingtinggi guna mendapatkan perawatan medis," terang Kapolsek. (C11/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU