Home  / 
Lima Terdakwa Pengeroyok Dituntut Masing- masing 5 dan 1 Tahun di PN Simalungun
Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:44:46
Simalungun (SIB)- Jaksa Agus Vernando Sinaga SH, menuntut  lima terdakwa pengeroyok dan perusak mobil di sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun Selasa (16/10) masing-masing 5 tahun penjara terhadap  Dongan Silalahi dan Asben Sinaga alias pak Dion. Sementara terhadap  terdakwa Ojak Manik alias pak Fran, terdakwa Julvriadi Ambarita alias Jul dan Disman Sinaga, masing-masing dituntut 1 tahun. semuanya warga yang sama di Simpang Palang Nagori Pondok Bulu Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun.

Kelima terdakwa yang diadili dalam dua berkas terpisah, menurut  jaksa telah  terbukti secara bersama-sama melakukan pengeroyokan terhadap dua saksi korban, yakni Charles Jhonson Siahaan dan Kennedi Butar-butar hingga keduanya mengalami luka robek  dan gores.Selain itu, para terdakwa juga merusak dua unit mobil, yakni Colt Diesel BK 8565 WA  milik saksi Lilis Suryani Daulay dan Avanza milik Wahyu Franz Simarmata.

Perbuatan itu, dilakukan para terdakwa bersama dua puluh orang lainnya pada Kamis  3 Mei 2018 pukul 23.00 WIB di Simpang Palang Nagori Pondok Bulu Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun.Perbuatan para terdakwa mengakibatkan luka-luka terhadap dua saksi dan juga menimbulkan kerusakan terhadap dua unit mobil.Perbuatan para terdakwa dijerat melanggar pasal 160 KUHP Jo pasal55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana, kedua pasal 170 ayat 92) ke 1 KUH Pidana.

Kejadian itu, menurut jaksa, bermula ketika korban Chales Jhonson Siahaan dan Kennedi Butar-butar sedang mengendarai Colt Diesel BK 8565 WA sedang pulang kerja dari lokasi hutan Sitahoan Nagori Sipanganbolon Kecamatan Girsang Sipanganbolon Simalungun menuju Pematangsiantar dengan mengangkut kayu milik saksi Lilis Suryani Daulay.

Sesampainya di lokasi Talun Sungkit dekat Simpang Palang Dolok Panribuan, tiba-tiba massa berjumlah 20 puluh orang  menghadang mobil yang dikemudikan saksi Charles Jhonson Siahaan dan memaksa kedua saksi korban turun dari mobilnya sambil memalangkan mobil Avanza warna hitam BK 1966 FT di depan truk korban lalu membawa ke depan Kantor Pangulu Dolok Panribuan.

Tidak lama setelah Charles Jhonson Siahaan menghubungi via telepon selularnya, lalu datanglah saksi Wahyu Franz Simarmata dan kawan-kawannya mengendarai mobil Avanza putih BK 115 SO dan mobil Triton warna hitam BK 9339 ke depan Kantor Pangulu Dolok Panribuan. Wahyu Frans Simarmata segera menyuruh saksi Charles Jhonson dan  Kennedi Butar-butar mengemudikan mobil bermuatan kayu untuk melanjutkan perjalanan dengan alasan tidak ada hak massa menghentikan mobil tersebut.

Kemudian para terdakwa mengajak massa untuk melempar dan menganiaya saksi korban  serta  menghancurkan kaca depan mobil. Saat kedua korban berusaha pergi dengan mengendarai truk, massa  bersama para terdakwa dengan mengendarai colt diesel mengikuti dan terjadi kejar-kejaran. Truk yang dikendarai massa menabrak mobil Avanza BK 115 SO hingga rusak.Kedua saksi korban dalam kondisi luka-luka di badan dan kepala langsung berobat ke Puskesmas Tiga Dolok.

Akibat kejadian itu, saksi Charles Jhonson Siahaan dan Kennedi Buta-butar mengalami luka memar dan luka gores pada tangan dan pelipis, luka robek di punggung dan bagian lainnya.Para terdakwa didampingi Pengacara Gredo Tarigan  SH. Persidangan itu, jaksa menghadapkan saksi-saksi dan dua di antaranya saksi korban dan juga saksi Lilis Suryani selaku pemilik truck yang diduga  dirusak para terdakwa.

Atas tuntutan jaksa, para terdakwa didampingi Pengacara Ronal Pasaribu SH mengajukan pembelaan agar hukuman para terdakwa diringankan mengingat empat terdakwa sudah berdamai dengan korban, hanya terdakwa Dengan Silalahi yang belum berdamai.

Untuk putusan hakim sidang dipimpin Majelis Hakim Rozyanti SH ditutup dan dibuka kembali, pada Selasa mendatang.(D02/c)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Paripurna RPJMD Hanya Dihadiri 10 Anggota Dewan
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Raih Gelar Magister Hukum di Medan
Anggota DPRD Medan Nilai, Pemko Masih Tebang Pilih Tertibkan Reklame
Melindungi Anak-anak Dari Bahaya Rokok
Bupati Indramayu Tepis Isu Mundur karena Masalah di KPK
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU