Home  / 
7 Komplotan Pencuri Motor Ditangkap, 3 Ditembak
Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:01:14
Jakarta (SIB) -Polisi menangkap komplotan pencuri motor yang sudah ratusan kali beraksi di wilayah Jakarta Barat. Mereka menyasar pengendara motor di lokasi-lokasi yang sepi.

"Kejadian ini adalah spesialis pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) khususnya terhadap korban yang mengendarai sepeda motor. Kemudian ketika menemui korban, memepet korbannya. Setelah dipepet, 1 orang mungkin sedang bertanya dan 1 lagi memukul korban. Pada saat itu motor beserta barang-barang korban dibawa lari oleh pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu di Mapolres Jakarta Barat, Slipi, Rabu (10/10).

Motor hasil curian ini dijual oleh para tersangka ke penadah yang ada di Pati, Jawa Tengah. Mereka menjual motor hasil curian itu dengan harga tinggi karena kondisi motor dalam keadaan baik dan bagian kunci tidak rusak.

"Apabila kuncinya rusak, itu harga motornya akan murah. Dengan seperti itu (merampas motor dari korban) harga motornya semakin tinggi. Ada yang harga Rp 11-12 juta, tapi kalau Vario itu Rp 8 juta. Itu yang mereka lakukan dan kemudian dikirim ke Pati," lanjut Edy.

Para pelaku yang ditangkap adalah David Yanuar, Muhayar Satria Sigit, Muhammad Wahyu Alqadri dan Bayu Sunaryo Putra yang berperan sebagai eksekutor. Selain itu, ada juga Syaiful Rahman, Heriyanto dan Yayan Prasetya yang berperan sebagai penadah motor curian.

Dua di antara pelaku merupakan residivis, yaitu Satria kasus curanmor dan Syaiful kasus narkoba. Tiga pelaku, Satria, Syaiful dan Heriyanto ditembak karena melawan petugas saat ditangkap.

David ditangkap pada Selasa (9/10) malam di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Kelima tersangka lain ditangkap di lokasi yang sama pada Rabu (10/10) pagi tadi. Sementara Yayan ditangkap pagi tadi di wilayah Pati, Jawa Tengah.

"Masih ada dua DPO lain, itu adalah pemetik atau pengambil motor," ujar Edy.

7 pelaku juga positif mengonsumsi narkoba. Polisi menegaskan adanya kaitan antara pelaku tindak pidana dengan kejahatan narkoba.

"Beberapa kali kita melakukan pengungkapan pada kasus-kasus baik itu curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), maupun kasus-kasus lainnya, apabila kita cek urine pasti positif. Itu kaitan antara tindak pidana dengan kejahatan narkotika," jelas Edy.

Dari para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 15 sepeda motor, 5 STNK, 2 kartu ATM dan 12 handphone. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor untuk dapat mengambil di Polres Jakarta Barat dengan membawa dokumen kepemilikan.

"Apabila nanti sesuai kendaraannya dengan dokumen pemilik maka motor tersebut kita serahkan kepada pemilik," ucapnya.

Akibat perbuatannya, 4 pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara sedangkan 3 pelaku yang menjadi penadah dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (detikcom/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Babinsa Agara Bantu Petani Panen Padi
Tambal Sulam Hotmix Dinas Bina Marga Sumut Resahkan Pengendara di Jalinsum Langkat
Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Tuan Guru Babussalam
KPAI Minta Pelaku Kekerasan Seksual 4 Siswi SD di Langkat Ditangkap
Jalan Antar Kecamatan di Karo Rusak Berat dan Butuh Perbaikan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU