Home  / 
Kemenkum DKI Bikin Tim Khusus Telusuri Pesta Narkoba di LP Cipinang
Sabtu, 22 September 2018 | 15:35:35
Jakarta (SIB)- Artis Polo mengungkapkan, ada pesta narkoba dan dugem di sel selama dirinya menghuni Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum HAM) DKI menanggapi kabar tersebut.

"Itu mungkin Mas Polo masuk ke dalam itu tahun berapa ya? Itu mungkin sudah cukup lama ya tentu kita berbenah terus," kata Kepala Kanwil Kemenkum HAM DKI Jakarta Bambang Sumardiono di acara coffee morning, di Lapas Narkotika, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (21/9).

Bambang mengaku, kini telah menggandeng sejumlah instansi untuk terus melakukan sidak di lapas, salah satunya dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Dia pun memastikan untuk sekarang ini tidak akan ditemukan lagi narkoba di dalam lapas.

"Kita berkoordinasi dengan BNN tidak ada henti-hentinya insyaallah sekarang tidak ada. Pak Menteri (Yasonna Laoly) bilang untuk narkoba, no comment tindak tegas," ucapnya.

Bambang menambahkan, pihaknya juga membentuk tim khusus untuk menyelidiki kabar adanya pesta narkoba dan dugem di Lapas Cipinang. Dia mengatakan, saat ini tim sedang bekerja.

"Kami sekarang sudah bentuk tim khusus, baik dari Kanwil DKI maupun inspektorat jenderal untuk menelusuri apa betul nggak sih apa yang dinaikkan di Mata Najwa itu. Ini masih dalam proses,  karena itu ribuan orangnya kamarnya juga banyak di situ sekarang masih jalan," tuturnya.

Bambang pun mengakui, saat ini pengawasan di lapas di wilayah DKI masih sangat minim. Sedangkan, Bambang menyebut penghuni di lapas sendiri kini sudah melebih kapasitas yang seharusnya.

"DKI Jakarta hari ini berisi 17.500 (napi), kapasitas hanya 5.831 (napi), petugas kami juga terbatas. Khusus Salemba yang hari ini berisi 4.197 (napi) petugasnya satu regu hanya 33 orang. Ini tentunya bukan mengatakan, kami itu wah tidak mungkin ada, tidak. Kami berusaha semaksimal mungkin dengan jumlah petugas minim ini untuk berusaha bagaimana apa yang dikatakan barang terlarang tadi khususnya narkoba tidak masuk ke dalam rutan ataupun lapas di DKI Jakarta," terang dia. (detikcom/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Mendarat di Bulan Sudah Basi, Cina akan Ciptakan Bulan
Bamsoet Pastikan Kasus Penembakan di DPR Bukan Teror, Tapi Peluru Nyasar
Panitia Nasional Tinjau Venue Perayaan Natal 2018 di Medan
Korupsi Alat Kontrasepsi Rp 72 M, Pejabat BKKBN Dibui 2 Tahun
Gubsu Serahkan Tali Asih Rp 2,5 M kepada 10 Atlet Berprestasi di Asian Para Games 2018
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU