Home  / 
Lima Terdakwa Pengeroyok Disidangkan di PN Simalungun
Jumat, 14 September 2018 | 12:01:09
Simalungun (SIB) -Jaksa Agus Vernando Sinaga SH, menghadapkan lima terdakwa perngeroyok dan perusak mobil ke sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (13/9). Kelima terdakwa adalah DS, AS, OM, JA alias Jul dan DS, semuanya warga Simpang Palang Nagori Pondok Bulu Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun.

Kelima terdakwa yang diadili dalam dua berkas terpisah, didakwa jaksa secara bersama-sama melakukan pengeroyokan terhadap dua saksi korban yakni Charles Jhonson Siahaan dan si korban Kennedi Butar-butar hingga keduanya mengalami luka robek  dan luka gores.Selain itu para terdakwa juga merusak dua unit mobil yakni Colt Diesel BK 8565 WA  milik saksi Lilis Suryani Daulay dan satu unit mobil Avanza milik Wahyu Franz Simarmata.

Disebut jaksa perbuatan itu dilakukan para terdakwa bersama dua puluh orang lainnya pada Kamis  3 Mei 2018 pukul 23.00 WIB di Simpang Palang Nagori Pondok Bulu Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun mengakibatkan luka-luka terhadap dua saksi dan juga menimbulkan kerusakan terhadap dua unit mobil. Para terdakwa dijerat melanggar pasal 160 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana, kedua pasal 170 ayat 92) ke 1 KUH Pidana.

Kejadian itu, menurut jaksa, bermula ketika korban Chales Jhonson Siahaan dan korban Kennedi Butar-butar sedang mengendarai mobil Colt Diesel BK 8565 WA saat pulang kerja dari  hutan Sitahoan Nagori Sipanganbolon Kecamatan Girsang Sipanganbolon Simalungun menuju Kota P Siantar dengan mengangkut kayu milik saksi Lilis Suryani Daulay.

Sesampainya di lokasi Talun Sungkit dekat Simpang Palang Dolok Panribuan, tiba-tiba massa berjumlah 20 orang  menghadang mobil yang dikemudikan saksi Charles Jhonson Siahaan dan memaksa kedua saksi korban turun dari mobilnya sambil memalangkan mobil Avanza warna hitam BK 1966 FT di depan mobil truck korban lalu membawa ke depan kantor Pangulu Dolok Panribuan.

Tidak lama setelah Charles Jhonson Siahaan menghubungi via telepon selularnya, lalu datanglah saksi Wahyu Franz Simarmata dan kawan-kawannya mengendarai mobil Avanza putih BK 115 SO dan mobil Triton warna hitam BK 9339 ke depan kantor Pangulu Dolok Panribuan. Wahyu Frans Simarmata segera menyuruh saksi Charles Jhonson dan saksi Kennedi Butar-butar mengemudikan mobil bermuatan kayu untuk melanjutkan perjalanan dengan alasan tidak ada hak massa menghentikan mobil tersebut.

Kemudian para terdakwa mengajak seluruh massa untuk melempar dan menganiaya saksi korban  serta  menghancurkan kaca depan mobil. Saat kedua korban berusaha pergi dengan mengendarai truk, massa  bersama para terdakwa dengan mengendarai Colt Diesel mengikuti dan terjadi kejar-kejaran. Truk yang dikendarai massa menabrak mobil Avanza BK 115 SO hingga mengalami rusak. Kedua saksi korban dalam kondisi luka-luka di badan dan kepala langsung berobat ke Puskesmas Tiga Dolok.

Akibat kejadian itu, saksi Charles Jhonson Siahaan dan Kennedi Buta-butar mengalami luka memar dan luka gores pada tangan dan pelipis, luka robek di punggung dan bagian lainnya. Para terdakwa didampingi pengacara Gredo Tarigan  SH. Persidangan itu jaksa menghadapkan saksi-saksi dan dua di antaranya saksi korban dan juga saksi Lilis Suryani selaku pemilik truk yang diduga  dirusak para terdakwa. Para terdakwa menanggapi keterangan para saksi menyatakan sebagian ada yang benar. Sidang dipimpin majelis hakim Rozyanti SH ditutup dan dibuka kembali pada Kamis mendatang untuk mendengar keterangan para terdakwa. (D02/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Diskusi Gugat Kongres, Mengurai Kusutnya Konstitusi IPPAT
Erry Nuradi dan Bobby Nasution Ramaikan Gerakan #2019 Kita Tetap Bersaudara dan Selamanya
Aksi Iriana Jokowi Gendong Bocah Papua di Punggung Curi Perhatian
Trump: Kesimpulan CIA Soal Pembunuhan Khashoggi Terlalu Prematur
Upacara Keagamaan di India Diguncang Bom, 3 Orang Tewas
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU