Home  / 
Kakek 60 Tahun di Tangga Batu I Parmaksian Tobasa Dilaporkan Mencabuli 2 Balita
Jumat, 10 Agustus 2018 | 13:16:09
Tobasa (SIB) -Seorang kakek berusia 60 tahun inisial AN warga Desa Sosor Ladang Desa Tangga Batu I, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), diduga mencabuli dua balita sebut saja namanya Bunga (4) dan Melati (4). AN dilaporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tobasa, 2 Agustus 2018 yang lalu, setelah kedua korban mengaku kepada orangtuanya dicabuli oleh AN.

Menurut pengakuan korban kepada orangtuanya, pencabulan kepada Bunga dilakukan dengan modus bermain sepeda di rumah terduga pelaku. Sedangkan untuk mencabuli Melati, terduga pelaku mengajak korban joging ke daerah pemukiman warga yang sepi.  

Hal ini dikatakan orangtua korban Ombun Hutauruk dan Aron Tarihoran didampingi Ketua Lembaga Adat Dalihan Natolu (LADN) Maju Butar-butar kepada SIB di Polres Tobasa, Kamis (9/8). Diungkapkan, setelah beberapa kali anaknya mengeluh kesakitan saat buang air kecil, kedua korban tersebut mengaku dicabuli oleh AN.

Untuk memastikan pencabulan, kedua korban telah diperiksa oleh dokter sepesialis anak. Sesuai dengan hasil pemeriksaan, alat kelamin korban lecet dan mengenai radang. Sampai saat ini korban masih kesakitan saat buang air kecil.

Pihak keluarga korban meminta Unit PPA Polres Tobasa segera menindaklanjuti laporannya. Karena mereka menilai setelah terduga pelaku pencabulan AN dilaporkan seminggu yang lalu, proses penyidikannya terkesan lamban.

"Sudah seminggu kami melaporkan AN (60) ke Unit PPA Polres Tobasa, namun sampai saat ini laporan kami seperti tidak ditindaklanjuti. Sebagai orangtua korban, kami sangat sedih dengan kondisi ini, kami minta pihak kepolisian supaya menangani kasus tersebut sesuai dengan undang-undang yang berlaku," pinta orangtua korban.

Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoly melalui Kasat Reskrim AKP Nelson Sipahutar dikonfirmasi mengatakan, kasus AN (60) yang diduga melakukan cabul terhadap kedua balita itu masih dalam proses sidik.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Saat ini juga masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi lainnya. Proses pemeriksaan masih terus kita lanjutkan dan hingga kini masih proses sidik," singkat Kasat Reskrim. (BR8/Dik-JN/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Warga Kelurahan Lestari Desak Pemkab Asahan Normalisasi Parit PT BSP
17 TKI Diduga Ilegal Diamankan di Perairan Kuala Bagan Asahan
BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Luncurkan Sistem Rujukan Online
Pelamaran CPNS Dipastikan Sesuai Aturan dan Tidak Ada Diskriminasi
Pahala Sitorus Minta Pemerintah Angkat Honorer K2 menjadi ASN P3K Tanpa Seleksi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU