Home  / 
Polres Deliserdang Gelar Rekonstruksi Oknum Pendeta Diduga Bunuh Jemaatnya
Minggu, 15 Juli 2018 | 14:19:09
SIB/Roni Hutahaean ST
REKONSTRUKSI: Tersangka memperagakan satu dari 17 adegan dalam rekonstruksi di Mapolres Deliserdang.
Lubukpakam (SIB) -Satuan Reskrim Polres Deliserdang menggelar rekontruksi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oknum pendeta berinisial HK (50) terhadap seorang wanita bernama Cici M Siahaan di  Mapolres Deliserdang, Jumat (13/7).

Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman SIK menjelaskan sebanyak 17 adegan diperankan dalam rekontruksi kasus dugaan pembunuhan yang diduga dilakukan HK terhadap korban di Gereja Sidang Rohul Kudus Indonesia (GSRI) Kecamatan Tanjungmorawa, Rabu (30/5) lalu.

Dikatakan, pelaku melakukan pembunuhan dengan cara memukul bahu dan kepala korban menggunakan kayu alu serta mendorong badan korban hingga terjatuh dan membenturkan kepalanya ke lantai.

Karena takut ada orang yang mendengar teriakan korban, tersangka memukul mulutnya lalu menusukkan pisau ke arah leher korban sebanyak 3 kali, hingga akhirnya korban tewas dan tidak bernyawa lagi.

Melihat korban sudah tidak bernyawa, pelaku menyeret korban ke dalam kamar mandi dan mengelap darah korban yang berceceran di lantai menggunakan kain sarung.

Selanjutnya, pelaku menyetubuhi korban yang sudah dalam keadaan tak bernyawa. Setelah itu, tersangka pergi dengan sepedamotornya usai mengunci pagar depan gereja.

"Ada 17 adegan dalam rekontruksi pembunuhan tersebut yang dilaksanakan semuanya berdasarkan hasil BAP sesuai keterangan tersangka," terangnya. (C05/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU