Home  / 
Terungkap di Persidangan PN Simalungun
3 Jam Sebelum Bunuh Istri, Terdakwa dan Korban Makan Ikan Bakar
Kamis, 12 Juli 2018 | 12:13:58
Simalungun (SIB) -JS (58) penduduk Nagori Pamatang Purba Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, mengungkapkan, 3 jam sebelum membunuh istrinya Rosdelina Br Haloho ia sempat bersama-sama makan ikan bakar bersama korban.

Hal itu diungkapkan terdakwa ketika didengar keterangannya di sidang Pengadilan Negeri Simalungun, Rabu (11/7).

Menurut terdakwa, korban merupakan istrinya yang ketiga dan sudah hidup serumah selama 1 tahun tanpa pernikahan yang sah. Terdakwa sudah mendapat informasi kalau istrinya sudah dua hari pergi dari rumah tinggal di rumah Boru Nainggolan.

Kemudian terdakwa pergi ke rumah Boru Nainggolan yang masih sekampung dengan terdakwa untuk menjemput korban. Tiba di rumah Boru Nainggolan, ia disuruh membeli ikan 3 Kg dengan kesepakatan makan ikan bakar sambil minum tuak baru diperbolehkan pulang. "Saya cuma minum 2 gelas Pak Hakim dan saya tidak mabuk," ucap terdakwa menjawab pertanyaan hakim anggota Hendrawan SH.

Usai makan bersama lanjut terdakwa, dengan berbonceng tiga ia dan korban diantar oleh Edi Sipayung ke rumah terdakwa. Begitu sampai di dalam rumah, menurut terdakwa, korban mengunci pintu rumah lalu duduk bersama dengan terdakwa di ruang tengah. Terdakwa bertanya kenapa telepon tidak diangkat korban semalam dan bahkan mematikan handphone.

"Itu sajapun kau persoalkan," jawab korban ditirukan terdakwa. Mendengar jawaban korban lalu terdakwa pergi ke dapur untuk mengambil parang bergagang besi. "Saya tanya lagi korban sampai tiga kali tapi jawabannya tetap sama," kata terdakwa.

Mendengar hal itu menurut terdakwa, ia yang semula hanya menakut-nakuti korban pakai parang, langsung naik pitam dan mengayunkan parang ke kepala belakang dan bagian wajah korban. "Tak tahu lagi aku berapa kali kubacokkan dan berhenti setelah ada yang menggedor-gedor pintu lalu aku melarikan diri dari dapur rumah," ucap terdakwa  seraya menyatakan sangat menyesal atas kejadian itu.

Pembunuhan itu dilakukan terdakwa, Minggu 7 Januari 2018 pukul 18.00 WIB di dalam rumah terdakwa di Pamatang Purba.Terdakwa melarikan diri ke gubuk di perladangan kampung itu dan ia ditangkap polisi keesokan harinya. Untuk mendengar tuntutan jaksa, sidang ditutup dan dibuka kembali pada Rabu pekan depan. (D02/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bertemu Pejabat Singapura, Ketua MPR Sampaikan Kondisi Politik RI
15 Hektare Hutan Konservasi di Riau Terbakar
Hari Ini, KPU Sampaikan Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019
Bendera Peserta Asian Games Pakai Bambu, PDIP DKI: Tidak Pantas!
Jokowi Ajak Anak-anak Bermain dan Berdendang di Halaman Istana
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU