Home  / 
Direktur Eksekutif Polri Watch Tegaskan Perdamaian Tidak Hentikan Kasus Pencabulan
Rabu, 11 Juli 2018 | 17:18:13
SIB/Dok
TUNJUKKAN: Direktur Eksekutif Polri Watch H Abdul Salam Karim SH menunjukkan bukti laporan kasus Cabul yang diduga dilakukan oknum Kades di Langkat.
Medan (SIB) -Direktur Eksekutif Polri Watch menegaskan, meski sudah ada perdamaian antara pelaku dan korban, kasus cabul di bawah umur tidak bisa dihentikan.

"Walaupun sudah ada perdamaian antara korban dan pelaku yang menjabat sebagai kepala desa Harapan Maju Dar alias Acong di Langkat tidak bisa dihentikan," kata Direktur Eksekutif Polri Watch (Pemantau Kinerja Kepolisian) H Abdul Salam Karim SH, Selasa (10/7) di Medan.

Dijelaskannya, kasus cabul yang korbannya di bawah umur tidak bisa dihentikan, hanya dengan perdamaian, karena ini bukan delik aduan. "Ini kasus kriminal bukan delik aduan," jelasnya.

Perdamaian di kepolisian hanya meringankan saat di persidangan saja. "Dengan menghentikan kasus cabul di bawah umur ini telah mengoyak-ngoyak keadilan yang dirasakan masyarakat Langkat," kata Salam.

Apalagi lanjutnya, pelakunya panutan masyarakat yakni Kades Harapan Maju, Kecamatan Seilepan, Langkat.

Disebutkannya lagi, Kades harus menjadi panutan, memberi contoh yang baik kepada masyarakatnya. Apalagi masyarakat sudah keberatan, maka seharusnya polisi memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

"Kita dari Polri Watch juga akan menyurati Kapolri, Irwasum dan Kompolnas untuk menindaklanjuti laporan kasus ini di Polres Langat dengan No LP /373/V/2018/SU/LKT pada Kamis (31/5)," jelas Salam.

Kasus cabul yang dilakukan oknum Kades ini terjadi, Jumat (6/4) di rumah Kades di Dusun 4 Bukit Karya, Desa Harapan Maju.

Kemudian ibu korban melapor ke Polres Langkat, Kamis (31/5) sesuai LP/373/V/2018/SU/LKT diterima Aiptu Yasir Rahman, SPKT B Polres Langkat. (A09/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Di Tengah Spekulasi Berdamai, Artis Terkemuka Dunia Bela Brad Pitt dalam Perebutan Anak dengan Angelina Jolie
Joshua Siahaan dan Reza Azhari Ukir Prestasi dengan Lagu dan Puisi
Sule Lajang Lagi Pasca Digugat Cerai Sebab Orang Ketiga
Senat AS Setujui UU Royalti untuk Lagu yang Diciptakan Sebelum Tahun 1972
Menag Nilai Agama Modal Indonesia Rajut Persatuan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU