Home  / 
Kawanan Perampok Bersenpi Beraksi di Kantor BTPN Percut Sei Tuan, Rp141 Juta Disikat
Rabu, 11 Juli 2018 | 17:01:21
SIB/Roy Surya Damanik
PENYELIDKAN: Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira SIK melakukan penyelidikan pasca perampokan bersenpi di Kantor BTPN Jalan Medan-Batangkuis, Pasar VIII, Dusun XI, Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Selasa (10/7).
Medan (SIB) -Kawanan perampok bersenjata api (Bersenpi) yang diduga berjumlah 3 orang beraksi di Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Jalan Medan-Batangkuis Pasar VIII Dusun XI Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Selasa (10/7) pagi.

Dalam aksinya, para pelaku yang sempat menodongkan senpi ke security bank tersebut, berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp141 juta.

Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi, sebelum perampokan terjadi security bank, Alfisyar (31)  dan kasir Leli Hasibuan (25), baru saja mengambil uang dari Bank Cabang BTPN di Medan. Setibanya di Kantor BTPN Cabang Pembantu Jalan Medan-Batangkuis, security langsung duduk di depan kantor. 
Sedangkan kasir masih melayani nasabah bank seperti biasanya.

Tak lama berselang datang seorang pria dan langsung menodongkan Senpi ke arah petugas security itu sembari memintanya berjalan ke arah meja kasir. Di dalam kantor, pelaku juga menodongkan Senpi terhadap pegawai kasir sembari mengancam supaya jangan menjerit. Pelaku meminta keduanya berjalan ke belakang sambil mengangkat kedua tangannya.

Setelah pelaku menuju ruang kasir dan menggondol cash box berisi uang Rp 141 juta, pelaku kemudian  melarikan diri bersama 2 temannya menggunakan mobil Toyota avanza yang terparkir di depan bank. Setelah pelaku kabur, security dan kasir bank langsung keluar sembari berteriak rampok.

Setelah kedatangan personil Polsek Percut Sei Tuan mengamankan lokasi, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira SIK dan anggotanya serta Tim Inafis tiba di lokasi guna melakukan penyelidikan dan pemeriksaaan saksi-saksi serta rekaman CCTV.

Dikonfirmasi di lokasi, AKBP Putu Yudha Prawira SIK  mengatakan jika pihaknya saat ini masih mengumpulkan saksi dan barang bukti. Ada dugaan pelaku telah mengetahui tata kerja di Bank BTPN yang merupakan payment point. Kantor ini tidak melakukan transaksi setiap hari, hanya beroperasi 10-13 hari   dalam sebulan.

"Kita masih melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian, serta menanyai sejumlah warga dan mengumpulkan rekaman CCTV dari sekitar lokasi guna penyelidikan," pungkasnya.(A16/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Penumbangan Plang Organisasi Picu Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Percut Seituan
Anggaran Revitalisasi Pendopo dan Gudang di Lapangan Merdeka Ditolak Anggota Pansus DPRD Medan
Perbaikan FM IPA Sibolangit Ganggu Distribusi Air di 33 Kawasan
DPRD Dorong Pemko Medan Perpendek Birokrasi Pengurusan Izin
Politisi Gerindra Minta Pengaspalan Gang Harus Diikuti Jalan Utama
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU