Home  / 
Gara-gara Ayam, Awan Tega Bunuh Pamannya
Senin, 21 Mei 2018 | 12:32:45
Garut (SIB) -Polisi menangkap seorang tersangka yang membunuh pamannya sendiri di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (20/5) siang, yang dipicu masalah menanyakan keberadaan ayam dan merpati kepada korban.

Kepala Kepolisian Sektor Leles AKP Asep Muslihat mengatakan, tersangka Awan (30) menganiaya pamannya Cece (58) dengan golok hingga korbannya meninggal dunia saat hendak dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Slamet Garut.

"Cece dinyatakan meninggal dunia di RSUD Dokter Slamet Garut saat baru tiba dan kita juga langsung menangkap pelaku," kata Asep Muslihat.

Ia menuturkan, aksi penganiayaan itu terjadi di depan rumah tersangka Kampung Pangapuan, Desa Haruman, Kecamatan Leles, yang bermula ketika tersangka menanyakan keberadaan ayam dan merpati kepada pamannya.

Pertanyaan pelaku itu, kata dia, membuat korban marah-marah dan mengancam akan melukai pelaku dengan golok, namun pelaku justru mendahuluinya dengan membacokkan golok ke arah kepala korban. "Peristiwa penganiayaan tersebut menyebabkan korban Cece mengalami luka serius akibat bacokan senjata tajam di bagian kepala," katanya.

Aksi penganiayaan di kawasan pemukiman penduduk itu sempat membuat histeris sejumlah warga sekitar lokasi kejadian, selanjutnya warga berusaha membawa korban ke RSUD Dokter Slamet Garut.

Kepolisian setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dengan mengumpulkan barang bukti serta memintai keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Akibat perbuatannya itu tersangka ditahan di Markas Polsek Leles untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut. (Ant/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepergok Mencuri, Seorang Pria Dimassa Warga di Pematangsiantar
Simpan Sabu di Tempat Beras, IRT Dituntut 1 Tahun Suaminya 7 Tahun di PN Simalungun
Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Penggelapan di Tangerang
Jual Sabu Tanpa Hak Dituntut 10 Tahun di PN Simalungun
Memperkosa Gadis Tetangga, Suratman Divonis 6 Tahun Penjara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU