Home  / 
17 Kali Curi Motor 2 Residivis Ditangkap
Rabu, 14 Februari 2018 | 16:08:08
Jakarta (SIB) -Polisi menangkap dua residivis kasus pencurian sepedamotor, Arsadi (21) dan Yosa (28) di daerah Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Aksi kedua pelaku yang mencuri motor dipergoki warga.

"Dia dipergoki tetangga korban dan diteriaki 'maling, maling'. Kemudian petugas Polsek Tanjung Duren yang ada di dekat situ mendengar teriakan dari saksi Sugianto (45), sehingga petugas langsung mengamankan tersangka," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia di kantornya, Jalan Tanjung Duren Raya, Jakarta Barat, Selasa (13/2).

"Pelaku ini merupakan residivis dan pernah ditangkap sebelumnya dalam kasus yang sama," sambung Rensa.

Kedua pelaku ditangkap di Jalan Jelambar Selatan Raya Gang T RT 02/03, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakbar, pada Selasa (6/2) pukul 23.45 WIB. Ketika itu kedua pelaku hendak mencuri sepeda motor Honda Vario bernopol B-4896-BGD milik Muhyidin (55) menggunakan kunci leter Y.

Setelah ditelusuri, kedua pelaku sudah mencuri 17 unit sepeda motor. Sepeda motor tersebut didapatkan pelaku dari hasil mencuri di kawasan Tanjung Duren, Jakbar, dan Penjaringan, Jakut.

"Kemudian, setelah melakukan interogasi dan pengembangan, polisi berhasil mengamankan 17 unit motor. Sebanyak 16 motor masih utuh dan satu sudah dipereteli," ujar Rensa.

Dia mengatakan kedua pelaku menjalankan aksinya sejak Desember 2017. Pelaku menampung barang curiannya di daerah Muara Angke, Jakut. Sepeda motor tersebut dipasarkan lewat media sosial.

"Harga motor bervariasi, Rp 1,5 juta, Rp 2 juta, dan Rp 2,5 juta. Dia jual menggunakan media sosial. Ada perkumpulan grup di Facebook," ucapnya.

"Uangnya dipakai korban untuk foya-foya," tambahnya.

Kini 17 unit sepeda motor tersebut diamankan di Polsek Tanjung Duren. Selain itu, ada barang bukti lain, seperti satu tas sandang kecil warna hijau merek Clasa dan satu kunci leter Y beserta mata obeng getok.

Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara. (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jadi Korban, Romo Prier Maafkan Pelaku Penyerangan Gereja di Sleman
Sejak Dulu Warga Nias Dukung Figur Pelangi
Polisi Usut Pidana di Kasus Ambruknya Kepala Tiang Tol Becakayu
Belum Teken UU MD3, Jokowi Singgung Penurunan Kualitas Demokrasi
Soal Kekerasan ke Pemuka Agama, Jokowi: Polri Harus Tegas
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU