Home  / 
Tangkap DPO Sindikat Internasional, BNN Aceh Sita 20 Kg Sabu
Selasa, 13 Februari 2018 | 13:45:39
SIB/Ant/Ampelsa
GAGALKAN PEREDARAN SABU INTERNASIONAL: Anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh menghadirkan tiga tersangka tindak kejahatan peredaran narkotika jenis sabu-sabu saat gelar kasus di Banda Aceh, Aceh, Senin (12/2). BNN Aceh bekerja sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia dan Polda Aceh menggagalkan peredaran 20 kilogram sabu-sabu jaringan internasional asal Cina yang dipasok melalui Malaysia ke Aceh sekaligus mengamankan tiga tersangka berikut satu unit mobil dan sejumlah indentitas Kartu Tanda Penduduk.
Aceh (SIB) -Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menangkap seorang pemasok narkoba jaringan internasional di Aceh. Tersangka Ikbal alias Dek Bat merupakan buronan BNN yang berhasil kabur saat pengungkapan kasus 40 kg sabu.

Pantauan, tersangka Dek Bat dan dua orang lainnya yaitu Edi dan Said Samsul Kamal dihadirkan saat jumpa pers di BNNP Aceh, Senin (12/2). 20 bungkusan sabu yang dibalut dengan plastik teh China ikut diperlihatkan. Para tersangka mengenakan penutup wajah dan berpakaian biru khas tahanan BNN.

Kepala BNNP Aceh Faisal Abdul Naser mengatakan, penangkapan Dek Bat berawal dari tertangkapnya seorang tersangka Edi yang bertugas menjemput sabu tersebut di tengah laut. Edi diciduk di rumahnya di Aceh Utara, Aceh dan BNNP menemukan 20 Kg sabu bersamanya.

"Narkotika tersebut diselundupkan dari Penang Malaysia melalui jalur laut menggunakan perahu motor ke wilayah Aceh Utara," kata Faisal kepada wartawan.

Proses penangkapan Edi dilakukan pada 10 Februari sekitar pukul 03.30 WIB. Usai diciduk, Edi bernyanyi. Petugas BNNP Aceh selanjutnya melakukan pengejaran dan mengetahui Dek Bat berada di kawasan Aceh Besar.

Petugas gabungan BNNP Aceh, Polda Aceh, dan Polresta Banda Aceh selanjutnya menangkap Dek Bat pada hari itu juga di kawasan Peukan Bada, Aceh Besar. Selain itu, BNN juga mengamankan Said yang diduga berperan melindungi Dek Bat selama menjadi buronan BNN.

"Hingga saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya," jelas Faisal.

Pengungkapan 40 kilogram sabu sebelumnya dilakukan petugas BNNP pada Januari lalu di Aceh Tamiang. Saat itu, sejumlah orang diciduk sementara Dek Bat berhasil meloloskan diri. Seolah tidak kapok, dia kemudian memesan kembali sabu 20 Kilogram.

"Menurut pengakuannya Dek Bat ini sudah 4 kali memesan sabu ke Aceh. Dua kali berhasil lolos, dan dua kali kita tangkap," kata Faisal. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim Pesparani Sumut Aransir Ulang Lagu Kebangsaan Bergenre Gregorian
Axis Rilis Konten Fokus Games dan Musik
Ikut Asian Games 2018, India Tayangkan Film Raih Emas Olimpiade 1948 di London
Dihantam Badai, Backstreet Boys Batalkan Konser
Comunity of Cyclist Sidikalang Gelar Sepeda Santai
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU