Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Tipu Korbannya Ratusan Juta Rupiah Dukun Palsu Ditangkap Polisi
Jumat, 22 September 2017 | 15:54:26
Magelang (SIB) -Seorang pria asal Tangerang bagai jatuh tertimpa tangga. Sudah terlilit hutang miliaran rupiah, pria tersebut itu justru menjadi korban penipuan dukun palsu pengganda uang.

Korban diperdayai oleh Sawal Alias Abah Cokro (50) warga Cianjur Jawa Barat, saat berada di Kota Magelang. Tak tanggung-tanggung, kerugian akibat penipuan tersebut mencapai Rp 220 juta.

"Tersangka berhasil membawa kabur uang sebanyak Rp 220 juta dari hasil memperdayai korban," jelas Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purnomo, di Mapolresta Magelang, Selasa (19/9).

Hari menuturkan, penipuan bermula saat korban bertemu dengan tersangka di salah satu hotel di Kota Magelang, Selasa (11/7) silam. Korban mengatakan kepada tersangka bahwa dirinya tengah terlilit hutang sebesar Rp 3 miliar.

Mendengar hal itu, tersangka langsung merayu korban dan menyanggupi untuk membantunya menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dengan penarikan uang gaib.

"Syaratnya, korban diminta menyerahkan uang sebagai zakat untuk fakir miskin sebesar 2,5 persen dari uang yang diinginkan. Korban kemudian menyanggupi," jelas Hari.

Akhirnya, korban mendatangi rumah tersangka untuk melakukan ritual. Korban sempat dibuat percaya saat dirinya masuk ke kamar tersangka dan menemukan uang disana.

Setelah itu, korban diminta membaca doa, sementara tersangka berada di dalam kamar melakukan ritual tertentu. Tak berapa lama, tersangka keluar dan meminta korban bersama seorang saksi masuk ke kamar untuk mengecek sebuah karung goni setinggi satu meter yang diakuinya berisi uang Rp 8,8 miliar.

"Karung tersebut dalam posisi terbuka dan korban melihat ada uang di atasnya. Tersangka sempat mengambil uang dari karung goni itu sebanyak Rp 1,3 juta lalu diberikan kepada korban," ungkap Hari.

Saat itu, lanjutnya, korban dilarang memegang karung goni dan justru memberikan uang sebesar Rp 25 juta untuk infaq dari sejumlah uang di dalam karung.
Tersangka mengatakan, uang yang diberikan kepada tersangka masih kurang Rp 195 juta karena jumlah infaq yang harus di berikan adalah sejumlah Rp 220 juta.
Korban akhirnya pulang untuk mengambil kekurangan uang dan kembali ke rumah tersangka. Di sana, korban diminta berwudhu dan bertirakat.

"Tanpa sepengetahuan korban, tersangka kemudian mengganti bungkusan uang yang dibawa korban dengan bungkusan berisi roti lapis legit. Tersangka kemudian kabur," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh petugas kepolisian, Sawal ternyata tak beraksi sendiri. Ada empat orang lain yang terlibat. Dua dari kelima tersangka itu berhasil ditangkap, yakni Sawal alias Abah Cokro dan Iwan Hendarto Alias Mansyur.

"Keduanya diringkus oleh Tim Resmob Polres Magelang Kota Kamis (24/8) lalu di Kota Bekasi. Sedang tiga tersangka masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO)," terangnya.

Tersangka Sawal mengaku sudah dua kali ini melakukan penipuan berkedok dukun pengganda uang.

"Dulu di Palembang, Sumatera dengan nilai uang Rp 7 juta. Yang kedua di Kota Magelang," kata Sawal.

Akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 tentang Tindak Pidana Penipuan dan atau 372 KUHP dengan sanksi pidana penjara selama 4 tahun. (detikcom/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pakai Sepeda, Kapolres Deliserdang Dampingi Kapoldasu Tatap Muka dengan Masyarakat
Jalan Diaspal, Warga Beringin Berterimakasih ke Pemkab Deliserdang
33 Putra-Putri Asal Deliserdang Ikuti Program Pembinaan Tes Kesehatan Masuk Anggota Polri
472 Pejabat Pengawas di Sergai Ikuti Uji Kompetensi
UPT Rampah Sosialisasikan Keringanan Pajak Kendaraan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU