Home  / 
BC Teluk Nibung Amankan Ratusan Bungkus Rokok dan Minuman Beralkohol
Rabu, 23 Agustus 2017 | 11:56:47
SIB/Dok
MINOL : Petugas BC Teluk Nibung mengamankan botol minuman beralkohol tanpa ijin saat memeriksa salah satu toko di simpang Sei Dua Kota Tanjungbalai, Jumat (18/8).
Tanjungbalai (SIB)- Petugas Kantor Bea dan Cukai (BC) Teluk Nibung mengamankan ratusan bungkus rokok dan puluhan botol minuman beralkohol dari dalam toko makanan dan minuman di Simpang Sei Dua, Jalan Jend. Sudirman Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

Penemuan rokok ilegal dan minuman beralkohol itu berawal dari informasi masyarakat. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas BC Teluk Nibung, Jumat (18/8) mendatangi toko itu dan memeriksa barang yang dicurigai dijual pemilik toko.

Sejumlah petugas BC yang tiba di toko tersebut melakukan pemeriksaan. Beberapa minuman berkadar alkohol di atas 5 persen berhasil ditemukan. Sesuai ketentuan yang ditetapkan bahwa minuman dengan kadar antara 5 hingga 20 persen golongan  B dan di atas 20 persen yang merupakan golongan C wajib dilekati pita cukai.

Ternyata dari tumpukan barang dagangan yang diperiksa ditemukan rokok dengan berbagai macam jenis merk. Rokok yang merupakan barang kena cukai seharusnya wajib dilekati pita. Setelah diperiksa menggunakan alat uji pita didapati beberapa minuman beralkohol dan 320 bungkus rokok diduga ilegal.

Usai pemberkasan minuman beralkohol sebanyak 78 botol dan 320 bungkus rokok dibawa ke Kantor Bea Cukai Teluk Nibung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Ini merupakan pelanggaran ketentuan cukai, maka pemeriksaan lanjutan akan dilakukan di kantor. Toko tersebut belum mengantongi ijin dari Bea Cukai untuk menjual minuman beralkohol di atas 5 persen" ujar Kasi Penyuluhan dan Kepatuhan Internal Yossef Ariyansyah kepada SIB, Selasa (22/8).
Menurut Yossef, minuman beralkohol dan rokok merupakan barang kena cukai yang harus dikendalikan peredarannya. Salah satunya adalah penjual minuman dengan kadar alkohol di atas 5 persen wajib mempunyai ijin dari Bea Cukai yaitu Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai atau NPPBKC. Hal ini mengacu pada ketentuan pengawasan peredaran minuman beralkohol dari Kementerian Perdagangan maupun Undang Undang Cukai.

"Bea Cukai mempunyai kewenangan penuh dalam melakukan pemeriksaan barang kena cukai. Bagi yang menghalangi pemeriksaan pun, Undang Undang telah menginstruksikan pengenaan denda terhadap pihak yang menghalangi tersebut. Kota Tanjungbalai merupakan salah satu daerah pemasaran barang kena cukai berupa minuman beralkohol dan rokok yang sangat potensial, maka pengawasan mutlak diperlukan untuk memastikan aturan cukai telah dilaksanakan yang artinya peredarannya dapat dikendalikan dan penerimaan negara tetap terjaga.

 "Saat ini seluruh barang bukti telah kita amankan dan kita lagi mendalami kasusnya,"terang Yossef. (E08/l)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Remaja yang Ngaku Bertelur Remaja yang Ngaku Bertelur
Pengamat: Habib Rizieq Tak Bernyali Seperti Buya Hamka
Korupsi, Mantan Bupati Nias Dituntut 8 Tahun Penjara
Kinerja Tak Membaik, DPR Kena Kartu Merah
Partai Hanura Calonkan Wiranto Sebagai Cawapres pada Pilpres Tahun 2019
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU