Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Dua Bulan Kabur, Tahanan Lapas Ditangkap
Minggu, 20 Agustus 2017 | 13:16:45
Brebes (SIB)- Setelah dua bulan lebih hidup dalam pelarian, Dedy Setyawan, seorang tahanan kasus pencurian yang melarikan diri dari Lapas Brebes, Jateng, berhasil diringkus kembali. Petugas Kejaksaan bekerjasama dengan Polres Brebes berhasil menangkapnya di Tangerang saat sedang berdagang.
Dedi Setyawan, warga Desa Pagejugan, Kecamatan/Kabupaten Brebes, melarikan diri setelah mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, 14 Juni lalu, saat akan dikembalikan ke Lapas. Diduga sebelumnya dia berhasil melepaskan borgol yang mengikat tangannya dengan tahanan lain.

Sejak melarikan diri dua bulan lalu, petugas terus melakukan pencarian dan pemantauan. Hingga akhirnya keberadaan terdakwa berhasil dipantau di satu lokasi kota Tangerang Banten. Terdakwa diamankan Rabu (16/8) malam, dan langsung dibawa pulang ke Brebes.

Dari pelacakan petugas, dia sempat kabur ke rumah kerabatnya di daerah Tangerang, Banten. Petugas akhirnya menemukan keberadaan Dedy dan langsung melakukan penangkapan. Saat ditangkap, Dedy melakukan perlawanan sehingga harus dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kirinya.

"Sekitar satu bulan lamanya, terdakwa beberapa kali berpindah-pindah tempat untuk bersembunyi. Terdakwa berhasil ditangkap saat sedang berjualan minuman (jamu) di kompleks Pasar Kamis Tangerang," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Transiswa Adhi, Jumat (18/8).

Deddy diserahkan dari Polres Brebes ke Kejaksaan Negeri untuk dikembalikan ke Lapas Brebes sebagai tahanan titipan. Selanjutnya Deddy akan kembali menjalani persidangan kasus penipuan yang yang menjeratnya dengan ancaman hukuman yang lebih berat.

"Jadi kita melakukan tuntutan pidana, ada alasan memberatkan karena melarikan diri. Juga ada pertimbangan hakim untuk menghukum terdakwa, mungkin ada hal-hal yang memberatkan," jelas Transiswa Adhi.

Kepada wartawan, Dedi Setyawan mengatakan, terpaksa melarikan diri karena sedang mengalami masalah pribadi. Ia pun mengakui, jika perbuatanya itu salah dan siap untuk mempertanggungjawabkanya. (detikcom/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Forkada Harapkan Dukungan Kemenko Maritim Bangun Nias
Ka KPH XII : PHPL Berdampak Positif Terhadap Peredaran Kayu
Panitia Konferensi PWI Bona Pasogit Audiensi ke Bupati Taput
Mahasiswa Himmah Pertanyakan Pembahasan P-APBD Tahun 2017 dan KUA-PPAS Tahun 2018
Kerusakan Tembok Penahan Badan Jalinsum di Tarutung Belum Juga Diperbaiki, Ancam Keselamatan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU