Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Terlibat Narkoba, 2 Oknum Personil Polres Dairi Diusir Dari Asrama
* Empat Tersangka Diamankan, Satu Diantaranya Oknum TNI
Selasa, 25 Juli 2017 | 15:17:58
SIB Tulus Tarihoran
ANGKAT BARANG: Bripka JND (33) diduga pengedar narkoba mengangkati barang-barangnya ke mobil, setelah diusir Kapolres Dairi AKBP Dedy Tabrani dari asrama, karena terlibat narkoba. Pengusiran turut disaksikan ibu-ibu Bhayangkari, Senin (24/7) di Jalan Air Bersih Kelurahan Batang Beruh Sidikalang.
Sidikalang (SIB)- Kepolisian resort (Polres) Dairi gelar apel pengusiran dua oknum anggota polisi dari asrama Jalan Air Bersih Kelurahan Batang Beruh Sidikalang. Kedua oknum tersebut Bripka JND (33) penghuni asrama nomor 3 blok B dan Bripka TS (33).

Demikian disampaikan Kapolres Dairi AKBP Dedy Tabrani didampingi Kasubbag Humas Iptu Sukamto Berutu, Senin (24/7) pada saat pengusiran kedua oknum tersebut dari asrama. Keduanya diusir dari asrama karena kasus narkoba.

Sesuai dengan pakta integritas yang ditandatangani anggota polisi serta istrinya, barang siapa yang tersandung kasus narkoba akan diusir dari asrama. "Anggota Polres Dairi dua bulan lalu menandatangani pakta integritas terkait narkoba dan serta istrinya," ujar Dedy.

Jauh sebelumnya sudah ditegaskan, tetapi keduanya positif narkoba, bahkan JND diduga sebagai pengedar. Bripka TS yang bertugas di Polsek Parongil, positif narkoba setelah dilakukan test urine secara mendadak. Untuk TS akan dilakukan pembinaan, sedangkan JND yang bertugas di Polsek Tanah Pinem akan diproses secara hukum.

Barang-barang keduanya sudah sudah dikeluarkan dari asrama, dan kunci rumah sudah diserahkan. Kapolres menegaskan, pengusiran dua anggota Polres Dairi dari asrama merupakan upaya preentif dan preventif, tetap harus diberlakukan meski pun personil Polri. Diharapkan tidak ada lagi personil Polres Dairi, ASN maupun masyarakat yang terlibat pengguna maupun pengedar narkoba.

JND diusir dari asrama bersama istrinya SA dan dua anaknya. Barang-barang miliknya akan dibawa ke Tebingtinggi ke rumah orangtua istrinya. Menurut JND, dia sebagai pengedar masih baru dan menurut SA, ia mengetahui suaminya sebagai pengedar narkoba. "Diharapkan dengan eksekusi pengusiran dari asrama, menjadi pembelajaran untuk semua personil dan keluarganya," ucapnya.

Sebelumnya, Sabtu (22/7) Polres Dairi melakukan penangkapan terhadap empat orang yaitu Kopka PRN (53) yang merupakan oknum anggota TNI warga perumahan Lae Mbulan, ATG (31) warga Desa Sukandebi Tigalingga, RGC (31) warga Desa Sungai Raya Siempat Nempu Hulu dan RM (35), di jalan SM Raja Sidikalang di kediaman RM.

Dari lokasi tersebut polisi mengamankan barang bukti 6 bungkus plastik klip transparan isinya diduga jenis sabu dan diakui milik Kopka PRN. Kemudian polisi juga menemukan dua plastik transparan yang diduga baru dipakai, 1 botol dengan pipet melekat, 3 kompeng dan lainnya.

Keempat pelaku diperiksa dan PRN oknum TNI diserahkan kepada POM TNI untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sesuai informasi, PRN diduga sudah beberapa kali tersandung kasus narkoba.

Kemudian dari hasil pengembangan, Polisi melakukan penggerebekan ke kediaman Bripka JND di asrama Polisi Jalan Air Bersih, Sabtu (22/7) pukul 20.30 WIB. Polisi mengamankan narkoba jenis sabu satu bungkus plastik klip transparan dengan berat 1,17 gram. (B05/h)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pimpinan DPR Minta Calon Pemimpin Tak Hanya Kejar Popularitas
Novanto Layangkan Gugatan ke PTUN Soal Pencegahan ke Luar Negeri
Kayuh Sepeda Kuning, Jokowi Bagikan Sepeda Merah
Viral Video Siswa SD Hisap Vape, KPAI Minta Ortu Turun Tangan
Said Aqil Minta Pencatut Logo PBNU di Iklan Kondom untuk LGBT Ditangkap
KOMENTAR PEMBACA:
Terdapat 1 komentar untuk artikel ini.
Terimakasih atas infonya, sangat membantu dan semoga bermanfaat



Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU