Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Bunuh Sesama WN Korsel Saat Karaoke Kim Dihukum 8 Tahun Penjara
Senin, 19 Juni 2017 | 12:27:52
Jakarta (SIB) -WN Korea Selatan (Korsel) Kim Young Joo dihukum 8 tahun penjara. Kim dinyatakan terbukti membunuh rekannya, Han Ho Cheol saat karaoke di Bekasi, Jawa Barat.

Kasus saat Kim terlibat cekok mulut dengan Han di tempat karoke di kawasan Jalan Transyogi, Bekasi pada 7 November 2015. Han sendiri merupakan rekan bisnis baru Kim yang baru dikenalkan oleh San Joo Park.

Singkat cerita, pertemuan tersebut di akhiri dengan karaoke dan minum bir. Kim yang sudah mabok sempat meminta pulang lebih dulu kepada San, namun dihalangi oleh Han. Kim pun terlibat cekcok mulut hingga akhirnya memecahkan dua botol bir.

Atas reaksi Kim, Han malah menanggapi perbuatan Kim dengan ejekan. Alhasil, Kim langsung menusuk leher Han dengan pecahan botol bir ke leher sebelah kiri korban.

Han sempat mendapatkan pertolongan dari San dan temannya Lee Guan Gee alias Tiger. Namun apa daya, nyawa Han tersebut tidak tertolong. Atas kasus itu, Kim harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum Indonesia.

Pada 12 Mei 2016, Pengadilan Negeri (PN) Bekasi menjatuhkan hukuman kepada Kim dengan hukuman 6 tahun penjara. Kim dinyatakan melakukan kejahatan penganiayaan yang menyebabkan kematian. Vonis itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Bandung pada 26 Juli 2016. Atas vonis itu, jaksa melakukan kasasi dengan tetap pada tuntutannya yaitu 11 tahun penjara .

MA mengabulkan permohonan kasasi jaksa dan mengubah kualifikasi kejahatan Kim, dari penganiayaan menjadi pembunuhan. Selain itu juga memperberat hukuman pidana Kim.

"Menyatakan terdakwa Kim Young Joo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pidana pembunuhan," ujar ketua majelis Artidjo Alkotsar yang dikutip dari website MA, Minggu (18/6).

Putusan ini sekaligus membatalkan putusan PT Bandung dan PN Bekasi. Majelis menilai perbuatan Kim yang menusuk bagian leher Han dengan mempergunakan botol bir yang telah dipecah, padahal Kim menyadari atau pun mengetahui bahwa dengan menusukan bagian leher dengan menggunakan botor bir yang telah pecah, sama akibatnya dengan menggunakan pisau. Karena bagian leher adalah organ vital manusia yang dilalui sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem syaraf pusat dari dan atau menuju ke otak, maka akibatnya orang yang ditikam tersebut dapat meninggal dunia.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 8 tahun," pungkas majelis hakim yang beranggota Maruap Dohmatiga Pasaribu dan Eddy Army dalam sidang pada 19 Oktober 2016. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jalan Pertanian di Sipinggan Sidamanik Butuh Perhatian
Jalan Tertimbun Longsor, 87 KK Warga Rimo Bunga Karo Terisolir
Peringati Hari Juang Kartika ke-72, Kodim 0206 Dairi Gelar Berbagai Kegiatan
RAPBD Karo TA 2018 Rp 1,3 Triliun Defisit Rp 85 Miliar Lebih
Menyambut HJK, Kodim 0108/Agara Bedah Rumah Warga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU