Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
2 Bulan Buron, 2 Perampok Menyaru Pengantar Paket Diringkus
Kamis, 20 April 2017 | 14:19:26
Tebingtinggi (SIB)- Personil Satreskrim Polres Tebingtinggi meringkus dua perampok yang menyaru pengantar paket, dari Desa Kampung Pon Kabupaten Serdangbedagai, Senin (17/4) malam.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Ciceu Cahyati didampingi Pelaksana harian (Lakhar) Kasat Reskrim AKP M Arif Batubara dan Kasubbag Humas AKP MT Sagala, Rabu (19/4) di Polres Tebingtinggi saat menggelar penangkapan kedua pelaku mengungkapkan, kedua pelaku yakni J alias UT (42) bermukim di kediaman orangtuanya Jalan KF Tandean Lingk IV Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis dan H alias U (31) ibu rumah tangga, tinggal di Jalan Gatot Subroto Lingk V Kelurahan Lubuk Raya Kecanatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi.

"Kedua pelaku warga Provinsi Riau namun orangtua kedua pelaku tinggal di Kota Tebingtinggi. Kedua pelaku kita ringkus pada Senin (17/4) sekira pukul 21.00 WIB di Desa Kampung Pon Serdangbedagai, berawal adanya informasi bahwa pelaku J datang dari Palembang dan dijemput H di Tanjungmorawa. Setelah ditangkap, kedua pelaku selanjutnya diamankan di Satreskrim guna penyidikan lanjutan," ungkapnya.

Dijelaskan Ciceu, dari pengakuan sementara kedua pelaku diketahui seminggu sebelum melakukan aksinya, keduanya telah mengamati situasi rumah korban Hanum Harahap di Jalan Sei Babura Lingk V Kelurahan Durian Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi. Rumah tersebut sering ditinggal penghuninya pada pagi hari. Sehingga pada Jumat (17/4) sekira pukul 08.00 WIB, dengan menyaru sebagai pengantar paket berupa kotak kardus yang telah disiapkan sebelumnya, kedua pelaku berhasil masuk ke rumah korban.

"Dengan berpura-pura hendak mengantarkan paket kiriman barang, kedua pelaku mendatangi rumah korban. Berhubung paket yang diantar berat, oleh pembantu korban, pelaku disuruh membawakan paket tersebut sampai ke dalam rumah," terangnya.

Setelah berada di dalam rumah lanjut Kapolres, dengan menggunakan senjata api mainan, pelaku J alias UT menodong pembantu rumah tangga korban dan disuruh menunjukkan kamar majikannya. Setiba di kamar, pelaku mengikat kaki dan tangan serta menutup mulut pembantu menggunakan lakban sehingga keduanya bebas mengacak-acak isi lemari korban.

"Saat itu, kedua pelaku ini berhasil mengambil uang Rp10 juta, sejumlah perhiasan emas, handphone, i Pad dan tas sehingga korban mengalami kerugian mencapai Rp31 juta," jelas Ciceu.

Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui uang Rp10 juta hasil kejahatan digunakan untuk panjar pembelian satu unit sepedamotor Honda Vario sedangkan uang hasil penjualan perhiasan dan barang lainnya dibagi berdua.

Kapolres juga menjelaskan, pelaku J alias UT merupakan residivis. Tahun 2015 lalu J alias UT sudah pernah divonis Pengadilan Negeri Tebingtinggi selama 2 bulan 15 hari terkait kasus pencurian. Tahun 2017, selain kasus perampokan, pelaku J alias UT  mengaku sudah dua kali melakukan pencurian dan pembongkaran rumah.

"Kita masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. Keduanya dijerat melanggar pasal 365 subsider pasal 363 ayat 1 ke 4e, 5e KUHPidana," tegas Ciceu. (C02/h)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
2 Heli BNPB Dikerahkan Padamkan 69 Hektare Lahan Terbakar di Aceh
Menhan Ingatkan Purnawirawan Pegang Teguh Sumpah Prajurit
Polisi Canangkan Bulan Tertib Trotoar pada Agustus 2017
Dirjen Bina Marga: Tol Darurat Berdebu, Kami Perbaiki di 2018
Tolak Reklamasi, Aliansi Nelayan Gelar Demo di Gedung DPRD DKI
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU