Home  / 
Komunitas Hijaukan Bumi Tanam Pohon di Hutan Tanjunggunung Langkat
Senin, 15 Oktober 2018 | 18:41:09
SIB/Dok
HIJAUKAN BUMI: Komunitas Hijaukan Bumi bersama warga yang tergabung dalam kelompok tani seperti Kelompok Tani Pulo Dagang, Tanjunggunung, Langkat menanam pohon di lereng hutan di Hutan Tanjunggunung Langkat, Sabtu, (13/10).
Tanjunggunung (SIB) -Ketua GKLadies Sumut Jenny Riany Lucia Berutu SH  memimpin rombongan besar perempuan kota menyusuri hutan di perbatasan Sumut - Aceh, Sabtu, (13/10). Merangkul sejumlah komunitas yang peduli perawatan bumi seperti Komunitas Hijaukan Bumi, Komunitas Perempuan Peduli Lingkungan Sehat dan sejumlah kelompok tani, istri Drs Romeo Bangun itu menanami sejumlah lokasi pinggiran hutan. 

"Bukan sekadar penghijauan untuk menghijaukan bumi, tapi berupaya semaksimal mungkin merawat planet yang kita huni dan menyejahterakan rakyat yang mendiami pinggiran hutan," tulisnya di akun pribadinya. Cuitan dan kegiatan sosial itu beroleh ratusan like dan komentar positif  dari netizen.

Menurutnya, menghijaukan bumi tak hanya di wilayah perbatasan seperti disebutkan di atas, tapi di banyak tempat. 

"Kami memulai dengan seremoni bersama Kelompok Tani Pulo Dagang, Tanjunggunung, Langkat. Selanjutnya menyusuri daerah lain, seperti di perbatasan Sumut - Aceh wilayah Pakpak Bharat, Dairi bahkan pegunungan  di Tanah Karo serta lereng Danau Toba bahkan hingga ke pesisir Langkat, Batubara hingga Tanjungbalai dengan pepohonan yang sesuai seperti bakau," jelas putri sulung tokoh Pakpak Drs Valentin Berutu (alm) - Ny Makekata Rosanna Br Karokaro Purba tersebut. 

Jenny Berutu mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya yang membawa bendera GKLadies Sumut pun merealiris satu poin Nawacita program Presiden Joko Widodo. "Presiden menargetkan, perhutanan sosial yang terdiri dari skema Hutan Kemasyarakatan, Hutan Desa (HD), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan mencapai 12,7 juta hektare. GKLadies Sumut optimistis cara itu dapat menyejahterakan rakyat dari sisi kehutanan," tambah mennatu tokoh kharismatik Kol Nahud Bangun - Rambah Br Sembiring Kembaren tersebut.

Menurutnya, Presiden menggariskan, hutan Indonesia harusnya untuk rakyat. "Dengan aksi penananam pohon di hutan, yang dirawat oleh rakyat, wajar rakyat yang menikmati hasilnya," jelas Jenny Berutu sambil menunjuk pada UU Penataan Ruang yang mendukung upaya dan langkahnya. (R10/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU