Home  / 
Bermain Jet Ski Sambil Pungut Sampah Ala Seadoo Club Indonesia
Senin, 6 Agustus 2018 | 20:57:24
Menjaga lingkungan menjadi hal penting, khususnya masalah sampah yang begitu memengaruhi kesehatan. Namun, untuk mereka yang tinggal di daerah kepulauan, seperti Kepulauan Seribu, buang sampah menjadi hal yang cukup sulit. Mereka tidak bisa sembarangan membuang sampah ke laut, tetapi dikumpulkan lebih dulu dan dibuang ke tempat pembuangan sampah di Bantar Gebang. Melihat hal tersebut, Seadoo Club Indonesia, salah satu komunitas jet ski di Indonesia memerlihatkan kepeduliannya.

Komunitas yang anggotanya mencapai 100 orang ini melakukan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat di Kepulauan Seribu. Berdiri sejak 2016, komunitas ini memberikan bantuan senilai Rp500 juta kepada warga. Pada acara yang digelar di Pulau Tidung, pada akhir pekan lalu, Seadoo Club tak hanya sekadar memberi bantuan saja, tetapi mengedukasi warga, di mana masyarakat yang tinggal di kepulauan ini diajak ikut menjaga lingkungannya sendiri, khususnya terkait masalah sampah. Maklum sampah di Kepulauan Seribu mencapai 7-12 ton per hari.

"Kita sebelumnya memberikan sembako dan itu sudah biasa, pemberian uang tunai, tetapi di tahun ketiga Seadoo Club ini kita memberikan bantuan yang berbeda. Kita sepakat untuk melakukan 'perang' terhadap sampah. Kita pikir itu bagus karena kalau kita main jetski pun bukannya enggak kena sampah, banyak juga di laut," kata Ketua Umum Seadoo Club Indonesia Eddy Indrayadi.

Adapun cara menjaga lingkungan, khususnya mengatasi masalah sampah, Seadoo Club Indonesia menggunakan uang Rp500 juta tersebut untuk dibelikan mesin pencacah sampah. Artinya, sampah yang ada bisa diolah sendiri oleh masyarakat Kepulauan Seribu. Sampah tersebut bisa dijadikan pupuk untuk bertanam.

"Kita ingatkan juga masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan melalui stiker yang kita bagikan dan kita tempel di banyak tempat. Ini bisa mendidik masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya," beber Eddy.

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad menyambut gembira bakti social yang dilakukan Seadoo Club Indonesia dan apa yang dilakukan pecinta jet ski ini tidak dilakukan satu atau dua kali saja. "Aktivitas mereka banyak di sini, dan hari ini memberikan manfaat untuk sampah, memberikan komposter untuk sampah agar bisa menjadi pupuk dan mempunyai nilai ekonomis lainnya," terang Husein.

Seperti diketahui, Seadoo Club Indonesia tak hanya bermain jetski, tetapi kerap melakukan banyak kegiatan di laut, termasuk ikut mengambil sampah di laut lepas. Biasanya, mereka akan melaut dua kali dalam satu bulan dan melakukan touring ke perairan Indonesia satu kali dalam setahun. (Komunita.id/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
102 Ribu Napi Dapat Remisi 17 Agustus, 2.220 Orang Langsung Bebas
Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun
Bertengkar dengan Suami, Ibu di Bolivia Gantung 3 Anaknya
Malaysia Cabut Undang-undang Anti-hoax yang Kontroversial
5 Tahun Beraksi, Anggota Jaringan Selundupkan 500 Ekor Cenderawasih
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU