Home  / 
Gubsu Erry Nuradi Dianugerahi Gelar Bapak Literasi
Senin, 14 Mei 2018 | 22:44:07
SIB/Dok
ANUGERAH: Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menerima penganugerahan gelar Bapak Literasi dari Forum Masyarakat Literasi Sumatera Utara (Formalsu). Penghargaan itu diserahkan Ketua Formalsu Hasban Ritonga didampingi Kadis Perpustakaan dan Arsip Provsu Ferlin Nainggolan, para tokoh literasi Sumut, pengurus Formalsu lainnya, usai jamuan makan malam dengan Forum Masyarakat Literasi Sumut di Gubernuran Jalan Sudirman Medan, Jumat (11/5) malam.
Medan (SIB) -Forum Masyarakat Literasi Sumatera Utara (Formalsu) menganugerahkan gelar Bapak Literasi kepada Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi. Gubsu dinilai memiliki komitmen dan mendukung kegiatan literasi di Sumut. Penganugerahan gelar Bapak Literasi itu dilaksanakan, Jumat (11/5) malam di rumah dinas Gubsu Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, pada acara Ramah Tamah dan Jamuan Makan Malam Gubsu dengan Formalsu. "Atas dukungan dan komitmen dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Formalsu menganugerahkan Gelar Bapak Literasi Kepada Gubernur Sumut Dr HT Erry Nuradi," ujar Ketua Formalsu Hasban Ritonga.

Hasban mengatakan, komitmen tersebut dapat dilihat pada Mei 2017 yang lalu, bahwa Gubsu telah mendeklarasikan Provinsi Sumatera Utara sebagai salah satu Provinsi Literasi.  "Sehingga, kalau kita ikuti di berbagai macam media, isu literasi khususnya di Sumatera Utara sudah sangat mengudara, sudah sangat dikenal masyarakat," ujarnya.

Komitmen tersebut, lanjut dia, telah ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan di masa kepemimpinan Gubsu bersama Formalsu seperti Festival Literasi se-Sumatera Utara. "Bahkan mungkin ini baru pertama kali ada Festival Literasi sejak tahun 2015 dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Gerakan Literasi Indonesia di sekolah," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, pelatihan literasi dengan jumlah peserta yang memecahkan rekor Muri dan penggunaan Big Book yang memecahkan rekor Muri beberapa waktu lalu. Karenanya, dia mengharapkan komitmen untuk literasi ini tidak terhenti. Di kepemimpinan mendatang diharapkan komitmen untuk memperkuat literasi ini lebih menggelora. "Sehingga Formalsu bisa lebih berperan dalam mencerdaskan masyarakat khususnya Sumatera Utara," katanya.

Sedangkan Gubsu pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada para penggiat literasi yang ada di Sumut, karena terus menggelorakan semangat "Ayo Membaca". 

Dia juga berharap kegiatan-kegiatan literasi ini lebih sering  dilakukan. Kegiatan ini juga tidak hanya dilakukan di provinsi. "Bupati/wali kota se-Sumut juga harus ikut menggiatkan literasi di daerahnya masing-masing," ucap Erry, seraya mengajak semua kabupaten/kota se-Sumut menjadi kabupaten/kota literasi.

Dikatakannya, bahwa literasi ini sangat penting sekali, karena dengan literasi ini dapat diketahui berbagai macam pengetahuan yang terus berkembang, teknologi yang baru, peraturan-peraturan birokrasi yang lebih berkembang. "Ini tentunya bisa didapatkan jika kita lebih banyak melakukan kegiatan membaca," katanya.

Bahkan, kata dia, jika ingin melihat apakah suatu daerah atau negara itu dikatakan maju, lihat saja perpustakaannya. Ciri khas negara maju itu dilihat transportasinya, perpustakaannya dan kemudian museumnya. Sementara Sumut masih banyak daerah-daerah yang memandang sebelah mata terhadap pentingnya literasi, pentingnya perpustakaan di daerahnya masing masing. "Dengan semakin banyaknya masyarakat datang ke perpustakaan akan mengurangi kenakalan remaja, bahkan hal-hal negatif lainnya seperti Narkoba," sebut Erry.

Pada acara tersebut Gubsu juga menerima buku-buku dari para penulis yang ada di Sumut. Juga mendengarkan puisi dari seorang siswi Sekolah Dasar di Binjai Timur yang berjudul Gubernurku Inspirasiku.

Turut Hadir pada kegiatan tersebut Kadis Perpustakaan dan Arsip Provsu Ferlin Nainggolan, para tokoh literasi Sumut, para pengurus Formalsu,  para ketua forum masyarakat literasi kabupaten/kota, para kepala perpustakaan kabupaten/kota se Sumut dan seluruh anggota Formalsu se-Sumatera Utara. (Rel/A11/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU