Home  / 
Warga Tebing Tinggi Deli Wisata Reuni Nasional ke-2 di Cisarua Jabar
Senin, 30 April 2018 | 15:16:51
Bandung (SIB)- Sukses pada penyelenggaraan pertama Januari 2017, kini warga asal kota lemang Tebing Tinggi Deli yang tergabung dalam wadah "Nostalgia Tebing Tinggi Deli (NTTD)" kembali menyelenggarakan Wisata Reuni Nasional kedua pada 26-27 April 2018 di Cisarua Puncak Jawa Barat.

Sekira 50 peserta yang dari berbagai kota seperti Jayapura dan beberapa kota di Papua, Denpasar, Medan, Tebing Tinggi Deli, Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang Selatan dan Lembang bergabung di salah satu Hotel di Cisarua Puncak Jabar.

Peserta Wisata Reuni berbentuk temu kangen dan nostalgia itu mereka yang sudah berusia 60 tahun ke atas. Bahkan sudah berstatus sebagai nenek-nenek dan kakek-kakek. Mereka tidak bertemu setelah 48 bahkan 50 tahun, namun masih ganteng dan cantik-cantik.

Mereka antaranya Hendry Marnasip Simanjuntak dari Papua, Octo Simanjuntak bersama istri dan Aty Butar-butar dari Medan, Adelina Batubara dari Tebing Tinggi Deli, dan Junisar Situmeang dari Denpasar, Godtam Hutabarat, Lyster Marpaung, Bahtiar Nababan, Sahat Simanjuntak, Ungkap Lumban Batu dan Pendeta Sihar Simanjuntak dari Lembang dan Bandung.

Maurits Panjaitan, Senzo Situmorang, Setia Siahaan, Tiur Damanik, Artha Ryana Situmorang, Manaek Situmeang, dan Maruhum Situmeang dari Bekasi. Tigor Situmeang beserta istri dan anaknya dari Kota Depok, Eva Damanik dari Tangerang Selatan, Ramses Lumban Batu dan Betty Siahaan dari Jakarta serta Nurmaida Siahaan dari Bogor.

Acara yang berlangsung selama 2 hari itu berjalan penuh akrab bahkan ada di antaranya yang tidak saling kenal. Padahal dulu mereka satu kelas sekolah di SMP dan SMA di Tebing Tinggi Deli. Mereka ada yang di SMP HKBP, SMP 2, SMP 1, SMA 1, SMA Pahlawan. Peserta didominasi alumni SMA 1 Tebing Tinggi Deli.

"Benar luar biasa, begitu ketemu mereka meluapkan rasa kangennya, saling berpelukan," ucap Lyster Marpaung, seraya menyebut ada yang sudah janda tua tapi masih cantik dan ada duda tapi masih ganteng. Bahkan ada yang ketika masih di SMA naksir dan jatuh cinta tapi tidak berani mengemukakan isi hatinya. Bahkan ada yang bersaksi ditelikung sesama temannya. Acara berjalan dengan baik dan sopan.

Tapi begitu ketemu, semua pengalaman pada masa-masa remaja mereka dikeluarkan. Dan disanalah diketahui ada yang jatuh hati sama seseorang tapi tidak berani mengemukakan. Namun setelah bertemu dalam status opung-opung, semuanya tercetus.

Acara sore hari pertama, dibuka dengan ucapan rasa syukur kebaktian singkat yang dibawakan Penatua Maruhum Situmeang dan Pendeta Sihar Simanjuntak.
Kemudian acara perkenalan, kesan dan pesan, curhat dan buka rahasia soal asmara yang putus ditelan masa. Setelah itu acara tarik suara, berjoget diiringi musik organis profesional Putra Situmeang dari Kota Depok.

Di hari terakhir acara rapat penentuan lokasi diselenggarakannya Wisata Reuni ketiga, makan dan joget bersama. Setelah doa penutup, peserta kembali ke kota masing-masing. Semua acara dari awal hingga akhir dipandu Lyster Marpaung, peserta dari Pagurawan. (R6/h)




Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Turnamen Bola Voli Senior Putra di Pematangsiantar, Mangisi Lunggu Sidabutar SE Jagokan Kambat Simalungun
Kisruh Kepengurusan Percasi Asahan, Mandat Pengprov Sumut Dipertanyakan
Atlet Wushu Indonesia Raih Emas di Festival Shaolin China
PSSI Sering Terlambat Bayar Gaji Milla
Indonesia Kalah, Egy: Belum Rezeki dari Allah SWT
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU